Pemerintah Hentikan Liga Indonesia 14 Hari

0
105
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Insiden yang menewaskan salah satu Sporter OPersib Bandung pada lagi Persija VS Persib Bandung be;um lama ini, mengakibatkan Meneteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memrintahkan kepada panitia Liga Indonesia (LI) di berhentikan selama 14 hari.

“Kami meminta agar LI diberhentikan selama 14 hari, dan kami turut berduka cita kepada atas meninggalnya Haringga Sirila.,” ucap Menpora, Selasa (25/9) sore.

Menurutnya, Kompetisi :I Seharusnya mendapat dukungan dari semua pihak dan menjadi tempat pemersatu bangsa, hiburan sekaligus wahana untuk melahirkan bibit pesepak bola yang kelak akan mengharumkan nama bangs di kanca dunia.

Dan seharusnsya setiap sporter juga harus bias menahan diri dan mendukung dengan cara yang pantas dilakukan bukan dengan cara adu jotos dan saling gebukin yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

“Sepakbola bukan arena peperangan dan ajng permusuhan antara satu dengan yang lainnya. Sepakbola Jangan jadikan kuburan massal. Karena sudah  tidak terhitung korban jiwa akibat adu fisik yang terjadi sesame superter,” tegasnya.

Ditegaskannya, bangsa Indioensia merupakan bangsa yang beradap, bangsa yang memiliki akhlak, bangsa yang berbudi pekerti, bangsa yang santun dan bangsa yang saling menolong satu sama lain.

“Saya menilai kejadian kemarin merupakan kejadian yang cukup keji dan biadab, serta tidak berperikemanusiaan. Ini bukan lagi tragedi sepakbola atau olahraga melainkan ini tragedi kemanusiaan bagi negeri kita ini,” Jelasnya

Sangat mengerikan lagi, lanjutnya ketikan anak-anak kita yang berusia di bawah 20 tahun sampai bisa melakukan hal seperti itu, ini berarti harus ada tauladan dari semua kita terutama dirigen suporter, pemimpin suporter, pemimpin klub, federasi dan pemerintah.

Bahkan katanya pemerintah mengaparesiasi lanjutnya,  langkah cepat aparat kepolisian yang menangkap para pelaku pengerotokan dan te;ah menetapkan 8 tersangka orang-orang yang diduga terlibat dalam inseden memalukan tersebut.

“Usutlah dengan tuntas agar peristiwa ini tidak terulang kembali dan tidak muncul lagi korban-korban baru dan orang-orang tua baru yang menyesali kejadian ini,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Imam juga mengaku mendapat l;aporan dari berbagai pihak termasuk BOPI, yang telah mengambil kepurtusan menghenetikan sementara LI sebagai bentuk penghormatan kepada korban, keluarga korban sekaligus dan ini adalah bentuk bela sungkawa nasional.

 

“Kajadian ini harus menjadi momentum  introspeksi bagi kita semua bahwa satu nyawa sangat mahal bila dibanding dengan sepakbola,” ujarnya.

“Di saat penghentian sementara ini juga, pemerintah minta kepada PSSI untuk melakukan upaya-upaya edukasi sekaligus melaksanakan regulasi maupun aturan yang telah dikeluarkan maupun yang sudah ada, baik itu dari FIFA, AFC maupun dari PSSI. Hubungan yang baik simbiosis mutualis antara suporter dan klub ini harus betul-betul dilakukan secara komprehensif,  bersama-sama, profesional dan bermartabat,” tambahnya.

“Keputusan ini bisa dilaksanakan dengan baik dan tentu pemerintah akan sangat serius mengawal hal ini semua sehingga tidak terjadi lagi peristiwa-peristiwa yang membuat kita sedih, menangis, terpukul dan terkoyak nanti kita sebagai warga bangsa Indonesia,” tutup Menpora.(**)