DPRD Rekomendasikan Koni Pilih Sinjai Tuan Rumah Porda 2022

0
81
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan memediasi polemik yang terjadi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar pada tahun 2022 mendatang di Kabupaten Sinjai. Pasalnya kegiatan itu memunculkan dua daerah sebagai tempat penyelenggara. Sinjai dan Bulukumba.

Aliansi masyarakat peduli olahraga Sulawesi Selatan, Muhammad Jufri berharap polemik ini dapat diselesaikan oleh dewan Sulawesi Selatan. Pasalnya, KONI Sulawesi Selatan tidak mampu menyelesaikan masalah ini. Padahal sudah dilakukan pertemuan antara Koni Bulukumba dan Sinjai.

Baca Juga  Ini Tanggapan Waketum Komisi E di Hari Sumpah Pemuda

“Sudah ada pertemuan. Bahkan sudah dilakukan voting. Dimana hasil voting menyebutkan sejumlah pengurus Koni meraih 21 suara dan Bulukumba hanya tiga suara. Tapi ternyata putusan akhir tetap dua daerah itu menjadi tuan rumah bersama,”ujar Jufri, Kamis 18 Oktober 2018.

Sementara itu, Ketua Koni Sinjai, Suardiman tetap bersikukuh bahwa daerahnya yang layak menjadi tuan rumah Porprov ini. Sebab pihaknya telah mengikuti mekanisme yang diajukan oleh KONI Sulawesi Selatan. Seperti adanya uang pendaftaran sebesar Rp 125 Juta dan biaya uang penjaringan dilapangan Rp 50 Juta.

Baca Juga  Ini Tanggapan Waketum Komisi E di Hari Sumpah Pemuda

“Ada tiga daerah yang ajukan sebagai tuan rumah. Yaitu Kabupaten Lutim, Bulukumba, dan Sinjai. Tapi hanya kami yang mampu mengikuti prosedurnya. Tapi kok dibelakang hari tetap ada dua daerah,”katanya.

Wakil Ketua Komisi E Bidang Kesra, Muh. Rajab menuturkan, dalam RDP tadi, pihaknya merekomendasikan pada Pemerintah Provinsi untuk kembali pada usulan KONI yang menetapkan Sinjai sebagai tuan rumah tunggal Porprov 2022.

Keputusan itu diambil setelah mendengarkan keterangan dari berbagai macam pihak seperti, KONI Provinsi, Kabupaten/Kota, Dinas Pemuda dan Olahraga, Biro Hukum dan Masyarakat, dan pencinta olahraga.

Baca Juga  Ini Tanggapan Waketum Komisi E di Hari Sumpah Pemuda

“Semua pihak harus menghargai keputusan KONI yang diambil melalui jalur voting, Pemprov tidak bisa memaksakan diri untuk mengatur sekehendaknya, harus juga menghargai proses yang telah berbuah hasil di KONI.

Setelah keluarnya rekomendasi ini, tidak ada lagi perselisihan terkait tuan rumah Porprop 2022. Hanya satu yaitu Sinjai,”jelas Rajab. (*)