LSI Prediski Lima Parpol Terjun Bebas di Pemilu 2019, Perindo di Untungkan

0
436
Hasil Survei LSI
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebutkan sejumlah partai politik papan atas di Sulsel dan parpol peraih suara terbanyak pada pemilu 2014 lalu, diperdiksi akan mengalami keperosotan suara alias terjun bebas pada pemilu mendatang.

Hal tersebut tergambar pada hasil survei parpol di Sulsel yang dilakukan pertengahan oktober 2018, hasil survei tersebut menyebutkan partai yang dapat bertahan di papan atas untuk wilayah di Sulsel cuma ada lima partai diantaranya Golkar, Gerindra, NasDem, PDIP dan Demokrat.

Bahkan posisi PAN, yang dulunya masuk dalam parpolmpapan atas tergerus ke papan tengah, begitu pula dengan PKS, PPP, dan Hanura di prediksikan akan tergeser kepapan tengah bahkan suara partpol tersebut di prediksi berada di posisi 2-3 persen.

Baca Juga  LSI Sebut PAN Terjun Bebas Pada Pemilu 2019, Irwandi: Tunggu Tanggal Mainnya

Pengamat politik Universitas Negeri Islam Alauddin Makassar (UINAM) Firdaus Muhammad, menilai hal tersebut jelas mejadi ancaman besar bagi parpol tersebut, hal tersebut terjadi pada susunan caleg yang ditempatkan partai yang tidak menjadi repesentatif masyarakat dalam bursa caleg.

“Jelas hal tersebut sudah menjadi ancaman besar bagi parpol, bahkan untuk memeprtahankan jelas membutuhkan kerja keras untuk kembali dapat berada di papan atas pada  pemilu akan datang,” Ungkap Firdaus Muhammad.

Baca Juga  Abdillah Natsir: Kami Yakin Sulsel Basis Suara Golkar, Survei LSI Indikatornya

Firdaus juga menganggap, jika mengacu dari hasil Survei tersebut, ada hal yang tidak menjadi ketertarikan masyarakat dalam mendukungaprpol yang dioprediksikan terjun bebas pada pemilu akan datang.

Sehingga parpol dianggap harus memaksimalkan mesin politiknya dalam memenangkan pemilu. ditambah lagi konfigurasi caleg yang dipasang parpol dianggap tidak menjadi repesentatif dari masyarakat.

Sebab jelasnya indikator pemilu itu berdasar dari figuritas caleg yang di tempatkan parpol, yang jelas memiliki kaitan satu sama yang lain, dimana meski masyarakat suka parpolnya namun tidak sejalan dengan calegnya juga tetap akan merugikan partai itu sendiri.

Baca Juga  Kepada Caleg, Jangan Sakiti Pohon

“Hasil survey tersebut juga harus disikapi secara serius oleh parpol, mengingat ketatnya persaingan saat ini menjadi salah satu alasan masyarakat condong memilih caleg parpol yang merupakan pendatang baru, dan parpol pendatang baru jelas menjadi ancaman parta terdahulu.” Tambahnya

Seperti Halnya partai Perindo, bila partai pendatang baru yang cukup memiliki tempat dan peluang yang besar menempati posisi papan atas bahkan berada di urutan keenam dengan mampu meraih komstribusi suara hingga 4,2 persen jauh diatas dari prediksi parpol pendahulunya.(**)