Partainya Terjun Bebas, Ini Tanggapan Romaharmuziy

    0
    367
    TROTOAR.ID, MAKASSAR — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romaharmuziy meyakini jika PPP akan dapat lolos dari lubang jarum dan menjadi partai papan atas peraih suara pada pemilu mendatang di Sulawesi Selatan (Sulsel)

    Olehnya itu PPP mengharapkan potensi caleg-calegnya yang maju pada pileg tahun depan untuk dapat  dari jeratmelepaskan lepasdiri dari jeratan lubang jarum yang diprediksikan akan sulit dilaluinya.

    “Kami yakin potensi caleg-calegnya kami di Sulsel mampu menjawab tantangan tersebut, meskipun survei LSI menyebutkan potensi PPP di Sulsel anjlok,” Ungkap Romaharmuziy saat ngopi berada sejumlah media di Makassar

    Baca Juga  Ini Tiga Poin yang di Tetapkan Golkar Dalam Orientasi Partai Golkar

    Karena itu, lanjut Romy, seluruh kader dan infrastruktur partai harus dimanfaatkan dengan aebaik- baiknya, agar harapan untuk mempertahan posisi di papan atas tetap terjaga.

    Disisi lain Wakil Ketua umum PPP Amir Uskara tidak membantah hasil survei yang keluar belum lama ini, dia yakin jika Partai yang dulunya dipimpin dapat lepas dari ancaman menjadi partai papan bawah.

    Baca Juga  KPU Palopo Terima Pendaftar Kekurangan Calon PPK. Ini Syaratnya 

    “Periode lalu juga kami di survei sepertinitu, menjadi partai papan bawah, tapi hasilnya kami mampu meraih 7 kursi di Provinsi, ini bukti jika infrastruktur partai bisa bekerja maksimal untuk kemenangan PPP,” Jelasnya

    Bahkan dipemilu 2019 PPP menargetkan perolehan kursi di Provinsi tembus diangka 10 kursi, meskipun demikian dia juga berharap agar pengurus wilayah di sulsel mampu mempertahankan apa yang telah diraih.

    Baca Juga  KPU Sulsel Targetkan 77.5 Persen Partisipasi Pemilih Pada Pemilu 2019 Mendatang

    Diketahui berdasarkan hasil Survei LSIDenny JA yangbeilakukan pertengahan oktober PPP mengalami keterpurukan suara sebesar 6.5 persen, dimana pada pemilu 2014 lalu PPP mampu meraih 8.8 persen suara dan pada survei LSI PPP diprediksi cuma mampu meraih 2.3 Persen. (**)