HMI Komisariat Hukum dan Syariah Gelar Dialog Pemuda

    0
    102
    TROTOAR.ID, GOWA — HMI Komisariat Syariah dan Hukum Cabang Gowa Raya mengadakan Dialog Publik di New Tosil dan Resto, Gowa “Rekonstruksi Gerakan Pemuda dalam Upaya Meluruskan Cita Bangsa” Dengan tema (Jum’a, 9/10/18)

    Dalam kegiatan tersebut yang mengangkat tema menghadirkan sejumlah pihak salah satunya Ahmad P Idris Zain selaku Motivator, Perwakilan Pemerintah Kabupaten Gowa Serta Ketua KNPI Gowa Usman Baddu

    Dikesempatan tersebut Ahmad mengungkapkan pemuda saat ini tidak seharusnya berdiam diri, mereka harus bisa aktif untuk melakukan serangkaian kegiatan yang nantinya bermanfaat bagi dirinya sendiri

    “Pemuda saat ini tidak lagi harus menunggu jatuhnya bintang dari langit, melainkan pemuda harus merampas Bintan yang ada di langit,” Kata Ahmad P idris Zain

    Sementara itu Siti Haerani, S.Sos, M.SI,. (Kabid Kepemudaan Dispora Kab. Gowa) mengatakan, besar harapan pemerintah terhadap pemuda yang aktif dalam berbagai kegiatan dan selalu bersinergi dengan pemerintah.

    “Pemerintah selau membuka diri atas apa yang menjadi kegiatan para pemuda, olehnya itu pemuda juga harusnya bisa bersinergi dengan pemerintah saat ini,” Jelasnya

    Bhair selaku Ketua Bidang PTKP mengatakan bahwa Dialog Kepemudaan ini adalah selain sebagai wadah silaturahmi sesama juga sebagai forum dialektika ilmiah untuk saling tukar gagasan guna sebagai salah satu cara untuk merekonstruksi gerakan pemuda dalam meluruskan cita bangsa.

    Khususnya di HMI Komisariat Syariah dan Hukum itu kemudian mampu melihat bahwa dalam mengikuti arus perkembangan global, selaku pemuda dan mahasiswa harus selalu aktif di garda terdepan, karena pemuda adalah aset dari sebuah negara.

    “Besar harapan kami dari HMI Komisariat Syariah dan Hukum, agar tetap menjadi patron gerakan dari seluruh OKP pemuda bahwa pemuda hari ini spirit perjuangan dan eksistensi serta taringnya masih kokoh dalam menghadapi perkembangan zaman. Semoga kegiatan seperti ini bukan berakhir dalam perbincangan kopi saja, namun harus ada aktualisasi sebagai bukti nyata dari lahirnya sebuah gagasan, Pungkasnya.

    Iwan Mazkrib