Robohkan Pagar Kejati, Kejati Sulselbar Akan Laporkan Mahasiswa ke Polisi

0
105
Aksi Mahasiswa Yang Merobohkan Pagar Kejati Sulselbar (Foto:INT)
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tidak tinggal diam atas aksi sejumlah aktivis mahasiswa yang merusak pintu pagar gedung Kejati siang tadi, bahkan pihak Kejati berjanji akan melaporkan pengerusakan tersebut ke pihak kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin, dalam keterangannya pihaknya dalam akan melaporkan melaporkan pengerusakan fasilitas milik negara.

Baca Juga  Ketua NU Sulsel: UIM Harus jadi Pusat Kaderisasi NU

“Dalam waktu dekat,kami akan melaporkan pengerusakan fasilitas milik negara yang dilakukan sejumlah mahasiswa ke polisi,” kata Salahuddin.

Salahuddin Mantan Aktivis HMI menyayangkan aksi anarkis yang dilaukan para aktivis mahasiswa tersebut, sebab baru kali ini ada unjuk rasa yang cukup meresahkan, sebab kehadiran mereka untuk menyampaikan aspirasinya memaksa untuk masuk ke kantor Kejati disaat pegawai sedang sibuk bekerja.

Baca Juga  Ketua NU Sulsel: UIM Harus jadi Pusat Kaderisasi NU

Bahkan jika mahasiswa tersebut di perbolehkan masuk, maka jelas akan menganggu aktivitas pekerjaan sejumlah pegawai di lingkup Kejati Sulsel, Sehingga mantan aktivis Hukum UMI ini juga menganggap agar para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya harusnya dilakukan dengan cara sopan dan tidak meresahkan.

“Kalau mereka di beri ruang masuk jelas akan mengganggu aktivitas pegawai yang ada di sini (Kejati Sulsel),” ungkap Salahuddin.

Baca Juga  Ketua NU Sulsel: UIM Harus jadi Pusat Kaderisasi NU

Diketahui puluhan mahasiswa yang berasal dari HMI komisariat Unibos menggelar aksi di depan kantor kejati, dan meminta agar pihak Kejati Sulselbar agar segera menangkap Soedirjo Haliman alias Jentang untuk diadili terkait kasus jual beli lahan Buloa.