Karena Pesta Narkoba, Ponakan Bupati Bulukumba Ditangkap Polisi

0
446
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Tim unit narkoba Polres Kabupaten Bulukumba mengamankan empat orang pemuda yang sedang asik mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu disalah satu rumah di Jalan Kelurahan Bentenge, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba.

Dari empat orang yang diamankan salah satu merupakan keponakan dari Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang ikut digelandang polisi ke Mapolres Bulukumba.

Keempat pemuda yang digelandang polisi tersebut yakni 29), SR (38), SH (24), dan MA (32) dan AM keponakan dari orang nomor satu di Bulukumba

Baca Juga  Pimpin Penangkapan, Kapolres Parepare Bongkar Jaringan Pengedar Sabu-sabu

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba AKP Aris Sumarsono menjelaskan penangkapan keempat pemuda berawal dari laporan warga tentang adanya pesta narkoba di salah satu rumah sehingga tim lapangan langsung bergerak dan mengamankan empat pemuda

“Empat pemuda kita amankan karena terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, dan atas laporan atas dugaan pesta narkoba di salah satu rumah,” Ungkapnya

Selain mengamankan para pemuda, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti
berupa dua saset sabu, satu set alat hisap, box kacamata, korek api, lima unit ponsel, serta satu buah sendok sabu yang terbuat dari pipet.

Baca Juga  Melalui Via Udara 13 Paket Narkoba Gagal di Terbankan ke Sulut

Terkait adanya ponakan orang nomor satu di bulukumba. Pihak ya mengatakan tidak pernah pandang bulu dalam memberantas peredaran narkoba di Kabupaten Bulukumba.

“AM ada yang diamankan tapi kita tidak pernah dan tak ingin tahu dia keluarga siapa, yang jelas kami tetap dalam prosedur, jika menggunakan narkoba kita tangkap,” tegas Aris

Baca Juga  Polisi Siapkan Pasal Pembunuhan Berencana Terhadap

Sementara itu Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali mesuppirt langkah kepolisian yang yang serius membasmi peredaran narkoba di Wilayah yang di pimpinnya, namun dia meminta agar siapa pun yang ditangkap terkait kasus narkoba tidak mengkaitkan dengan dengan keluarga apa lagi dirinya sebagai kepala daerah.

“Jelas kita mendukung langkah pihak kepolisian melakukan pemberantasan narkoba, tapi jangan mengkaitkan dengan keluarga, siapa pun bisa ditangkap jangan kan ponakan bupati pun bisa ditangkap polisi,” Pungkasnya