Trotoar.id

Makassar Kembali Buka Penerimaan Calon Pekerja Migran Jepang

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Kabar baik bagi calon pekerja migran dan peserta magang asal Sulawesi Selatan.

Mulai 15 Juni 2026, Kota Makassar resmi menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Japan Foundation Test for Basic Japanese (JFT-Basic), ujian kemampuan bahasa Jepang yang menjadi syarat utama bekerja di Negeri Sakura.

Kehadiran lokasi ujian ini dinilai strategis karena memperluas akses sekaligus menekan biaya yang selama ini harus ditanggung calon peserta, khususnya dari kawasan Indonesia Timur.

JFT-Basic merupakan ujian yang mengukur kemampuan dasar bahasa Jepang untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari.

Sertifikat ini menjadi salah satu syarat memperoleh status Specified Skilled Worker (SSW) No.1, skema tenaga kerja asing yang diterapkan Pemerintah Jepang sejak 2019.

Kepala Kantor Konsuler Jepang di Makassar, Ohashi Koichi, menyambut positif hadirnya fasilitas tersebut.

Ia menilai, langkah ini membuka peluang lebih besar bagi tenaga kerja muda Indonesia untuk berkarier di Jepang.

“Tenaga kerja muda Indonesia diharapkan dapat berkontribusi pada revitalisasi daerah di Jepang yang menghadapi penuaan penduduk dan penurunan angka kelahiran, sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Jepang dan Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulawesi Selatan, Jayadi Nas, menegaskan bahwa kemampuan bahasa bukan sekadar syarat administratif, tetapi menjadi kunci utama dalam proses adaptasi di lingkungan kerja dan budaya Jepang.

“Yang paling penting adalah penempatan tenaga kerja dilakukan secara legal. Kemampuan bahasa menjadi bekal penting agar pekerja mampu beradaptasi dan membangun hubungan kerja yang baik,” katanya, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, kehadiran JFT-Basic di Makassar akan memangkas biaya dan waktu yang sebelumnya harus dikeluarkan calon peserta untuk mengikuti ujian di Pulau Jawa.

Ia berharap ke depan tidak hanya pelaksanaan ujian yang tersedia di Makassar, tetapi juga program pelatihan dan pembinaan bahasa Jepang.

“Semakin banyak tahapan persiapan yang bisa dilakukan di daerah, semakin besar peluang masyarakat untuk mengakses program kerja maupun magang ke Jepang,” ujarnya.

Jepang sendiri masih menjadi salah satu negara tujuan utama pekerja migran Indonesia melalui berbagai skema penempatan tenaga kerja dan program magang.

Karena itu, kemudahan akses terhadap sertifikasi bahasa dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.

Adapun pendaftaran ujian JFT-Basic periode Agustus–September 2026 dijadwalkan dibuka mulai 28 Juli 2026 melalui laman resmi Prometric Jepang.

Kehadiran pusat ujian ini diharapkan menjadi momentum peningkatan kompetensi tenaga kerja Sulawesi Selatan, sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas secara profesional, aman, dan sesuai prosedur.

Exit mobile version