Pilkada

Demi Petani, Sebelum Mundur dari DPR, Fatmawati Tuntaskan Program P3-TGAI

 

TROTOAR.ID, SIDRAP — Perhatian dan totalitas anggota DPR RI Hj Fatmawati Rusdi terhadap petani di Kabupaten Sidrap cukup besar. Buktinya, sebelum mengundurkan diri dari posisinya sebagai legislator DPR RI untuk maju sebagai calon Bupati Sidrap, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini beberapa hari terakhir ini menuntaskan program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) atau irigasi kecil.

Program P3-TGAI merupakan program yang bertujuan menumbuhkan partisipasi masyarakat Petani Pemakai Air (P3A) dalam kegiatan perbaikan, rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan dan prinsip kemandirian.

P3-TGAI merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja irigasi desa guna kesejahteraan petani, peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, serta berkontribusi untuk ketahanan pangan.

“Saya sebelum mundur (dari DPR) sebagai syarat untuk maju di pilkada, saya ingin semua program saya sebagai DPR RI rampung dan tungas di dapil saya khususnya di Sidrap,” ujar Fatmawati Rusdi, Selasa (16/1/2018).

Perempuan yang dikenal merakyat dan suka membantu sesama ini untuk Selasa ini berada bersama masyarakat petani di Kecamatan Pituriawa Kabupaen Sidrap.

Dia mengatakan, Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan partisipasi petani dalam perbaikan dan peningkatan jaringan irigasi berdasarkan kebutuhan dimana masyarakat dilibatkan dalam pembangunan irigasi kecil dengan melibatkan langsung P3A.

Hj Fatmawati menyampaikan kepada masyarakat petani bahwa diharapkan dengan realisasi program ini, semakin meningkatkan kelancaran petani dalam bertani yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan bagi petani di Sidrap.

Para petani di Sidrap khususnya di Pituriawa menyambut dan mengapresiasi program P3-TGAI yang dijalankan di Kabupaten Sidrap.

Sekadar diketahui, Program percepatan peningkatan tata guna air atau irigasi kecil ini merupakan Program bantuan dari kementrian PU, Ditjen Sumber Daya Air. Nilainya mencapai Rp176 juta per kelompok tani dan mendapatkan 48 titik.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di…

28 menit ago

Gubernur Sulsel Buka Celebes Scooter Party XIX 2026 di Selayar, Tekankan Silaturahmi dan Promosi Wisata

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter…

30 menit ago

Komisi D DPRD Sulsel Dorong Penyelesaian Sengketa Proyek CPI Libatkan Waskita Karya dan PT SCI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong percepatan penyelesaian sengketa kerja sama pembangunan…

33 menit ago

Pelabuhan Kajang Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Bulukumba

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan…

35 menit ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Wali Kota Makassar Wajibkan OPD Pilah Sampah dari Sumber

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mewajibkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di…

38 menit ago

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Luwu Ajak Aksi Nyata Dimulai dari Rumah Tangga

LUWU, TROTOAR.ID — Bupati Luwu, H. Patahudding, memimpin Apel Bersama Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH)…

40 menit ago

This website uses cookies.