Latif mengatakan, tugas kepala daerah untuk menyejahterakan masyarakat, dan bukan justru untuk memperkaya diri sendiri. Oleh karena itu, kata dia, APBD harus digunakan untuk menyejahterakan masyarakat, dan bukan digunakan untuk kepentingan pribadi.
Latif menjelaskan, dalam membangun Pinrang sebagai daerah yang sangat strategis, dibutuhkan Kepala Daerah yang memiliki pengalaman, akses dan kecerdasan, untuk membawa Pinrang lebih maju, dan tidak tertinggal dari daerah lain.
“Selama ini saya sering diamanahkan untuk memperjuangkan dana pusat, supaya bisa terkucur di Sulawesi Selatan (Sulsel). Tentu, akab berdampak lebih besar lagi, jika nantinya dana dari pusat di bawa langsung ke Pinrang,” katanya, Sabtu (07/04/2018).
Latif mengungkapkan, hal tersebut juga menjadi juga niat dirinya untuk membangun Pinrang, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat. Terlebih, kata dia, Pinrang merupakan tanah kelahirannya.
“Karena bisa dibayangkan jika banyak dana pusat yang diperoleh untuk membangun Pinrang. Itu semua demi mendorong kemajuan di Pinrang, dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…
KENDARI, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I sebagai Provinsi Creative Financing…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur jalan dalam…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, menyelesaikan kunjungan kedelapannya…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni Program Magang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Ujung Pandang dijadwalkan akan kembali…
This website uses cookies.