“Saya dan Pak Andi Sudirman Sulaiman sedih dan turut berduka atas kejadian yang menimpa relawan kami, saat hendak berangkat ke Bone untuk mengikuti kampanye akbar. Kami semua berbela sungkawa atas korban meninggal dan luka,” kata Prof Nurdin Abdullah melalui rilis yang diterima
Menurut Prof Nurdin Abdullah, ia dan Andi Sudirman Sulaiman telah bersepakat untuk memberi santunan bagi keluarga korban meninggal, masing-masing Rp50 juta, serta menanggung seluruh biaya penguburannya. “Tak hanya itu, kami juga sepakat bakal memberi beasiswa pendidikan bagi anak korban meninggal sampai kuliah,” tambah Andi Sudirman Sulaiman.
Sementara korban luka, menurut Andi Sudirman Sulaiman, akan ditanggung seluruh biaya pengobatannya hingga sembuh. Sebagai informasi, mobil yang membawa relawan Prof Andalan asal Kabupaten Gowa mengalami kecelakaan di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros.
Dua relawan meninggal dunia adalah, Daeng Jarung, warga Bontobontoa, Kabupaten Gowa yang sehari-hari bekerja sebagai tukang serta Idris Daeng Tayang, yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang. Sedangkan seorang kritis dan dua terluka.(**)
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, memberikan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan…
Makassar, Trotoar.id -- Patahudding meninjau langsung lokasi pembibitan sekaligus pelatihan teknik sambung pucuk kakao di…
This website uses cookies.