“Kita sebagai orang Bugis – Makassar harus menjunjung tinggi ini. Dan saya kira, tidak ada satupun budaya yang membenarkan seseorang untuk berbohong. Bahkan dalam agama sekalipun, agama apapun itu,” tegas SYL.
Dalam Agama Islam, lanjut SYL, orang yang suka berbohong digolongkan sebagai orang munafik. Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari-Muslim menyebutkan ada empat tanda orang munafik.
“Kalau diberi amanat dia khianat. Kalau bicara dia sering bohong. Apabila berjanji dia ingkar. Dan, apabila bertengkar atau bersengketa dia curang,” urainya.
Sifat ini, kata SYL, tentunya sangat berbahaya. Apalagi, jika hal ini dimiliki oleh seorang pemimpin.
“Sebentar lagi di Sulsel akan ada pemilihan gubernur dan pilkada serentak. Jangan pilih pemimpin yang suka berbohong. Kelak, dia bisa saja menggadaikan rakyat untuk kepentingan pribadinya,” tegas SYL. (*)
Empat Kader Demokrat Di usulkan Bersaing di Musda
MAKASSAR, Trotoar.id — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Selatan (DPRD Sulsel) resmi menutup Masa Sidang…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Kinerja sektor pajak hiburan di Kota Makassar menunjukkan tren yang semakin menggembirakan.…
LUWU, Trotoar.id — Peringatan Hari Posyandu Nasional tingkat Kabupaten Luwu digelar di Posyandu Sartika, Desa…
This website uses cookies.