Categories: News

Di Wajo Sumarsono dan Isteri Tinjau Sentra Pembuatan Sutera

TROTOAR.ID, WAJO – Kabupaten Wajo merupakan salah satu daerah penghasil kain sutera terbesar di Indonesia. Produk tenun sutera mereka adalah yang terbaik di Indonesia, produksi sutera banyak dilakukan tidak dengan mesin modern.

Penasaran dengan hal tersebut, Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Sumarsono bersama isterinya yang juga Pj TP PKK Sulsel Raden Roro Tri Rahayu, berkunjung ke sentra pembuatan sutera sebagai salah satu agenda kunjungan kerjanya.

Dia mengunjungi tempat pembuatan sutera Losari Silk Sengkang yang terletak di Jalan Andi Baso Patinro Sompe. Di sini, dia melihat langsung proses pembuatan kain yang terbuat dari serat protein alami kepompong.

Di tempat sama, dia berkunjung ke butik sutera yang terletak di lantai dua, untuk melihat sutera yang sudah berbentuk kain jadi dan pakaian. Dia kemudian tertarik untuk membeli.

“Saya biasanya satu pasang sama ibu, kembaran,” kata Sumarsono sembari memegang kain sutera bermotif pelangi zig-zag dengan dasar kain berwarna hitam.

Sumarsono menilai, sutera Sengkang sangat perlu dikembangkan dengan motif beragam dengan hasil inovatif.

“Secara umum paradigmanya adalah pengembangan inovasi daerah, karena pemerintah pusat mendorong setiap daerah memiliki inovasi dan produk unggulan, dan Wajo memiliki sutera,” ujarnya.

Menurutnya, diversifikasi produk penting. Jadi, di Wajo bukan hanya menjual kain putih. Ia menilai, yang kurang di pengembangan sutera adalah proses diversifikasi produk di Wajo.

“Sutera pada umumnya konsumennya adalah orang usia tua, sekarang bagaimana juga bisa menjangkau generasi muda dan pelajar,” sebutnya.

Diversifikasi ini survei pasar. Sehingga, bisa memenuhi kebutuhan konsumen.

“Ini harus diback-up pemerintah daerah, nanti secara umum gudangnya sutera ada di Sengkang, akan mengukuhkan peranannya sebagai penghasil sutera,” pungkasnya. (*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Reses di Tallo, Yulianto Badwi Tampung Aspirasi Warga Soal Air Bersih hingga Sampah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam…

13 jam ago

Muscab IOF Makassar, Irfan Qurniawan Terpilih sebagai Ketua Periode 2025–2030

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab)…

14 jam ago

Akhiri Reses, Hj Umiyati Serap Aspirasi Warga Paropo: Drainase hingga Bantuan UMKM Jadi Prioritas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menutup rangkaian kegiatan reses ketiga masa…

15 jam ago

Sinergi Kelurahan Pangkajene Dorong Pemberdayaan UMKM Lewat Bantuan Modal Swadaya

SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi berbasis swadaya masyarakat ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, bersama unsur…

16 jam ago

Sidrap Targetkan Cetak Sawah Baru 600 Hektare, Bupati Usulkan Sistem Swakelola

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 600…

17 jam ago

Wakil Ketua DPRD Makassar Soroti Maraknya Begal, Dorong Solusi Nyata dan Perlindungan Korban

MAKASSAR, TEOTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, menyoroti maraknya aksi begal yang…

18 jam ago

This website uses cookies.