Meski begitu, adanya potensi-potenai konflik yang bisa timbul dari sikap intoleransi juga tetap harus diwaspadai dan dicegah.
Menurut Agus, salah satu yang bisa memicu tindakan atau sikap intoleransi hingga pada akhirnya menyebabkan konflik adalah masalah ekonomi.
“Terkadang, sikap intoleransi itu muncul karena adanya masalah ekonomi. Untuk mencegah itu, kami sudah siapkan program pemerataan dengan konsep Labuba Malabo,” kata Agus, saat memaparkan visi misi dan program yang diusung pasangan Agus-Tanribali pada sesi pertama debat Kandidat edisi ketiga, di Studio TVRI Jakarta, Rabu (9/5/2018) malam.
Agus menjelaskan, dengan program Labuba Malabo yang mengusung konsep pengembangan dan interkonetivitas wilayah, pihaknya meyakini titik-titik simpul kemiskinan yang da di daerah pesisir dan pegunungan yang selama ini terkendala masalah akses bisa teratasi.
“Kalau semua akses dari dan menuju ke seluruh daerah sudah bagus, maka kami yakin permasalahan kemiskinan dan pengangguran bjsa diatasi. Kalau kemiskinan dan pengangguran bisa diselesaikan, kami yakin konflik tidak akan terjadi. Saya sudah buktikan itu selama 10 tahun terkahir bersama pak Syahrul memimpin Sulsel,” ujarnya. (**)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu event…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri grand opening HIGAR di…
KENDARI, TROTOAR.ID — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penerapan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Lautan manusia berseragam pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/5/2026) pagi,…
This website uses cookies.