Nasional

Hasil Survei Beda-beda, Jubir Agus-TBL: Biarkan Mereka Saling Klaim

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Tiga lembaga survei yakni Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Script Survei Indonesia (SSI) dan Jaringan Suara Indonesia (JSI), telah merilis hasil survei masing-masing terkait tingkat elektabilitas empat pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel.

Uniknya, tiga survei ini memiliki hasil berbeda soal pasangan calon yang meraih dukungan tertinggi.

CSIS menempatkan elektabilitas paslon Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) diurutan pertama, disusul pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Profandalan), kemudian chsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), dan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali).

Sementara hasil survei SSI mengunggulkan pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), disusul Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar (NH-Aziz), kemudian Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka), dan terakhir Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali).

Survei terbaru dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) yang diumumkan pasa Senin (18/5/2018), juga berbeda. JSI justru menempatkan pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di posisi teratas. Kemudian disusul Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan), Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) dan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-Tanribali).

Dari tiga hasil survei itu, pasangan Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) selalu berada di posisi buncit. Elektabilitas Agus-TBL selalu di bawah 10 persen.

Menanggapi hal itu, Juru bicara (jubir) Agus-TBL, Andry Arief Bulu mengaku jika pihaknya tak mau ambil pusing dengan hasil survei tersebut. Menurutnya, pihak Agus-TBL yang diusung tiga partai, Gerindra, PPP dan PBB, tidak mau terjebak dengan strategi saling counter hasil survei.

“Hasil rilis beberapa survei dalam beberap minggu ini sangat berbeda-beda. Padahal populasi, daerah dan metodenya sama. Sehingga ini hanya semacam saling counter saja. Biarkan mereka saling klaim saja, kami tidak akan ambil pusing dengan strategi seperti itu,” tandasnya.

Menurut Politisi Partai Gerindra ini, strategi menggunakan hasil survei hanya pembentukan opini di masyarakat. Bisa jadi, kata dia, survei yang keluar tersebut hasil titipan kandidat tertentu.

“Kami tidak mau ikut-ikutan dengan strategi seperti, karena kapan muncul rilis maka minggu depan di counter lagi, oleh karena itu kami percaya dengan hasil riset tim internal kami, dimana hasilnya saat ini belum bisa kami share ke publik, kita akan lihat hasilnya tanggal 27 Juni nanti,” tegasnya.(*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

DPRD Desak Pemprov Sulsel Akomodasi Pokir Secara Nyata dalam Program Pembangunan

MAKASSAR, Trotoar.id — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperkuat akomodasi…

20 jam ago

Bupati Sidrap “Jual” Program IP300 ke Bappenas, Targetkan Jadi Lumbung Beras Nasional

JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan program strategis peningkatan produktivitas pertanian…

21 jam ago

Rumah Gizi Melati Jadi Garda Depan Lawan Stunting

SIDRAP, TROTOAR.ID — Upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidenreng Rappang terus diperkuat melalui pendekatan…

22 jam ago

DPRD Soroti Penyaluran Bantuan Kesra, Minta Pemprov Sulsel Perkuat Transparansi dan Keadilan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Provinsi Sulawesi Selatan menyoroti mekanisme penyaluran bantuan yang dikelola Biro Kesejahteraan…

22 jam ago

DPRD Makassar “Semprot” LKPJ 2025, Soroti Kinerja OPD hingga Efektivitas Anggaran

MAKASSAR, TROTOAR.ID — DPRD Kota Makassar menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian rekomendasi terhadap Laporan…

23 jam ago

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Konflik Industrial di Multistrada, Dorong Dialog dan Stabilitas Industri

BEKASI, TROTOAR.ID— Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah Sarana…

24 jam ago

This website uses cookies.