News

Tak Terima Dikritik Masalah Pengadaan, Komdis FE UNM Rumahkan 6 Mahasiswa

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Tidak diterima dikritik oleh mahasiswa mengenai proses pengadaan barang dan jasa yang ada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar (FE UNM) merumahkan enam mahasiswanya

Ke-enam mahasiswa ini dirumahkan, akibat pihak Fakultas tudak menerima kritikan yang dilayangkan Mahasiswa terkait kejelasan Paket Anggaran Pembelian Barang dan Jasa FE UNM tahun 2018 di lapangan FE UNM, beberapa waktu lalu

Mengetahui hal tersebut, Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM FE UNM) Andri mengaku, saat sejumlah mahasiswa menggelar aksi yang mempertanyakan anggaran FE UNM yang sudah melewati batas waktu realisasi.

“Mahasiswa mempertanyakan pegadaan Paket anggaran yang berjumlah 41 poin, namun da 23 poin telah melewati masa realisasi. namun aksi mahasiswa tidak ditanggapi, malahan mahasiswa yang mempertanyakan hal tersebut, di rumahkan ,” ujarnya.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FE UNM ini juga mengatakan, keputusan sanksi skorsing dari sidang Komidi FE UNM sangat tidak logis dan cacat prosedural.

“Prosedural Komdis tidak sesuai aturan karena salah satu dari tujuh mahasiswa yang mendapat surat panggilan menghadiri sidang tidak terlibat pada aksi di hari itu, bahkan saudara Wawan Kurniawan sedang menjalani cuti akademik,” ungkap Andri.

Ia juga menilai banyak kejanggalan terhadap pemanggilan ketujuh mahasiswa dan pelaksanaan sidang Komdis pada Kamis (7/6/2018) di ruang Senat FE UNM.

“Komdis melakukan panggilan sehari sebelum sidang dan hanya empat dari tujuh mahasiswa yang dimintai keterangan pada sidang tersebut, namun anehnya keenam mahasiswa tersebut mendapat sanksi yang sama yaitu skorsing,” tambahnya.

Diketahui, dari tujuh yang dipanggil dalam sidang Komdis bulan Mei lalu, enam mahasiswa mendapatkan sanksi skorsing.

Dari ke-enam mahasiswa, dua diantaranya diskorsing selama dua semester yakni, Supianto (Prodi Pend. Ekonomi) dan Oki Sunjaya (Prodi Ekonomi Pembangunan).

Ke-Empat lainnya diskorsing selama satu semester yakni, Muammar (Prodi Akuntansi), Irwan (Prodi Pendidikan Akuntansi), Sumartono (Prodi Ekonomi Pembangunan) dan Imran (Prodi Pendidikan Ekonomi). (*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan

Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…

11 jam ago

Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik

Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…

11 jam ago

Pemkab Barru Buka FKP RKPD 2027, Prioritaskan Pelayanan Publik di Tengah Tantangan Anggaran

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Forum Konsultasi…

11 jam ago

Pemkab Barru Matangkan Pilkades 2026, Pemungutan Suara Dijadwalkan 25 Mei

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru mulai mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2026 melalui…

11 jam ago

Pemkab Barru Perbaiki Jalan Lawampang–Tompo, Respons Cepat Keluhan Warga

BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bergerak cepat memperbaiki ruas Jalan Lawampang, Kecamatan Balusu hingga…

11 jam ago

Wabup Barru Buka Musorkab KONI, Tekankan Pembinaan Atlet dan Sinergi Cabor

BARRU, TROTOAR.ID — Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika…

11 jam ago

This website uses cookies.