Chaidir Syam Ketua DPRD Maros mengatakan, kunjungan tersebut untuk mendapatkan pengetahuan maksimal terkait perkembangan hubungan kemitraan Australia-Indonesia.
“Mereka ke Maros untuk menambah pemahamannya yang berkaitan dengan berbagai isu, seperti pemerintahan yang demokratis, promosi toleransi antar umat beragama, masalah sosial, kesehatan dan pendidikan,” kata Chaidir, Selasa (31/7/2018).
Rencananya, Konsulat Jenderal Australia akan beristrahat di Kantor Bupati Maros pada pukul 10.00 wita.
Setelah salat Jumat, rombongan ke kantor DPRD Maros.
Delegasi tersebut tertarik dengan tantangan dan pembangunan yang pesat di Indonesia bagian timur.
“Agenda delegasi termasuk kunjungan ke Leang Bulu Bettue di Maros. Leang Bulu Bettue merupakan area penelitian arkeologi yang dipimpin oleh para pakar dari Griffith University di Australia dan Balai Arkeologi Makassar dan Universitas Hasanuddin,” ujar Chaidir.(abadi)
MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi, memberikan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar berlangsung hangat…
MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Makassar hadir dengan…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar terus memperkuat pemutakhiran data pemilih berkelanjutan…
Makassar, Trotoar.id -- Patahudding meninjau langsung lokasi pembibitan sekaligus pelatihan teknik sambung pucuk kakao di…
This website uses cookies.