Peringatan hari raya qurban 1439 ini turut dihadiri Wakil Rektor, Dekan lintas Fakultas, civitas akademika UNM, serta masyarakat umum. Khutbah Idul Adha disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin UIN Alauddin Makassar, Prof Natsir Siola dengan judul ‘Idul Quban sebagai wahana mewujudkan intergritas dan kepedulian kepada umat’.
Disebutkan, manifestasi ketaqwaan tercermin dari kisah kehidupan keluarga Nabi Ibrahim yang memberikan keteladanan kepada umat manusia.
“Setiap kali Idul Adha kita peringati, maka setiap itu pula kita akan teringat paling tidak kepada empat tokoh pameran yang menjadi latar belakang hari Raya terbesar ini, mereka adalah Nabiullah Ibrahim, Sarah, Ibnu Hajar dan Nabiullah Ismail,” jelas Prof Natsir dalam Khutbah Idul Adha.
Ia meminta kepada seluruh jamaah Shalat ied, agar lebih terangsang lagi untuk mengetahui lebih banyak akan keuntungan melalui upacara Idul Adha, dengan memyampaikan perjalanam Nabi Ibrahim mempersiapkan diri dan anaknya Nabi Ismail menjadi kader tangguh.
“Kisah ini menunjukkan kadar takwa dan keteladanan yang terkumulasi dalam perjalanan keluarga Ibrahim. Semoga kita tidak menganggap hari raya ini sebagai upacara ritual semata, tidak lebih dari sekedar mengenang Ibrahim yang dengan kepatuhananya rela mengorbankan anaknya meskipun Allah SWT kemudian mengganti dengan seekor kibas,” jelas pengampuh mata kuliah Filsafat Agama itu.
Selain terkait peristiwa nabi Ibrahim, Guru Besar UIN Alauddin ini juga menjelaskan tantangan bangsa yang tengah dihadapi kini dan akan datang, serta menyampaikan turut belasungkawa terkait bencana gempa di pulau Lombok sepekan terakhir ini.
Setelah pelaksanaan salat Idul Adha dilanjutkan pemotongan hewan kurban dengan jumlah kurban sebanyak 63 ekor sapi dan 5 ekor kambing, dan dilanjutkan dengan silaturahmi di rumah jabatan rektor.
Rektor UNM, Prof Husain mengajak sivitas akademika untuk lebih memaknai keikhlasan dan ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, dan itu dapat diwujudkan dalam kehidupan ini, seperti berdedikasi, ikhlas dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kisah Ibrahim memiliki hikmah yang luar biasa, ini menjadi teladan kita,” tandas pria asal Polman tersebut.(**)
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan…
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya penanganan stunting melalui kampanye…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya penanaman…
This website uses cookies.