Para petugas kepolisian baru menyadari jika senjata ayang ada di gudang adalah replika atau senjata mainan ketika dilakukan pengecekan gudang dan menemukan senjata replika yang terbuat dari kayu
Bajkamnpemetiksaan dilakukan setelah maraknya perjunalan senjata di pasar gelap, dengan harga hingga setara $10.000 (atau Rp140 juta) yang diperkirakan senjata tersebut di jual ke Argentina, sementara sisanya diyakini diselundupkan ke Brasil.
Media Paraguay memuat foto-foto replika senjata itu dan menyebutnya sebagai “skandal paling memalukan” dalam sejarah kepolisian negara itu.
Diketahuo Brasil, merupakan negara tetangga Paraguay, yang telah lama mengeluhkan banyak senjata ilegal hasil sitaan ternyata masuk ke negara itu dari Paraguay.
Senapan-senapan itu dimasukkan gudang senjata di kota Capiata, karena kepolisian menggantikannya dengan model yang lebih baru.
Ketika senapan-senapan itu pertama kali muncul di pasar gelap, militer memerintahkan dilakukannya penyelidikan.
Mereka memusatkan penyelidikan pada gudang senjata polisi dan setelah dilakukan pemeriksaan, senapan-senapan itu telah diganti dengan mainan.
Para perwira polisi yang bertanggung jawab atas gudang itu dicopot dari jabatannya, tetapi sejauh ini belum dilakukan penangkapan. (**)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Yulianto Badwi, kembali menyerap aspirasi masyarakat dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pengurus Cabang Indonesia Off-road Federation (IOF) Makassar sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Muscab)…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Kota Makassar, Hj Umiyati, menutup rangkaian kegiatan reses ketiga masa…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Sinergi berbasis swadaya masyarakat ditunjukkan Pemerintah Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, bersama unsur…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menargetkan penambahan cetak sawah baru seluas 600…
MAKASSAR, TEOTOAR.ID — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Eric Horas, menyoroti maraknya aksi begal yang…
This website uses cookies.