Gubernru Sulsel Nurdon Abdullah
Konferensi Pertama Keanekaragaman Hayati Tropis ini mengangkat tema, “The Interdisiplinary examination on biodiversity resource and management” dan dihadiri oleh peneliti dari berbagai negara.
Dekan Fakultas Kehutanan, Yusran Yusuf mengatakan seminar ini berjalan dengan baik.
Sementara, Nurdin Abdullah, mengapresiasi langkah Fakultas Kehutanan Unhas sebagai penyelenggara dan berharap hasil rekomendasi dapat diterapkan.
“Mudah-mudahan apa yang menjadi hasil rekomedasi dari konferensi ini bisa kami dapatkan sebagai bahan untuk bagaimana biodiversiy di Sulsel bisa terus dijaga,” kata Nurdin Abdullah.
Baginya, salah satu persoalan pelestarian lingkungan adalah penyimpangan iklim. Dari beberapa daerah sungai di Sulsel juga terdampak, misalnya, daerah aliran sungai Jeneberang kritis.
“Bukan lagi super kritis tetapi di atasnya super kritis ini adalah PR kita bersama untuk menyelesaikan,” ujarnya.
Sebagai gubernur yang berlatar belakang ilmu kehutanan, Nurdin mengaku persoalan lingkungan harga mati dan tidak mentolerir kerusakan hutan yang terjadi.
Diakhir sambutan, Nurdin menyampaikan selamat kepada Yusran Yusuf sebagai Ketua Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TP2D) Sulsel Tahun 2018.(*)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.