Di Asrama Haji, Lies dan Naomi bernyanyi bersama anak-anak. Adapula penampilan sulap dan dongeng yang diberikan para relawan. Selain itu, PKK juga menyerahkan bantuan berupa susu, biskuit, hingga alat menggambar.
Lies yang juga merupakan Bunda PAUD Sulsel, berterima kasih kepada seluruh relawan dan masyarakat Sulsel, yang sudah care terhadap para korban gempa dan tsunami Palu yang mengungsi ke Makassar. Kepedulian masyarakat bisa dilihat dari banyaknya bantuan yang datang untuk para pengungsi.
“Yang sekarang dibutuhkan anak-anak kita sekarang adalah pemulihan psikologinya. Bagaimana mereka harus kita terima dengan baik, dan berbaur dengan kita,” tuturnya.
Sementara, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Sulsel, Abdul Rahman Saleh, melaporkan, jumlah pengungsi di Asrama Haji Sudiang saat ini adalah 603 orang. Awalnya, yang sempat ditampung berjumlah 2.659 orang, dan sudah pulang 2.056 orang.
“Yang ada sekarang 603 orang secara keseluruhan,” ungkapnya.
Sedangkan, jumlah anak yang ada di TK Akar Panrita Mamminasata, untuk SD 20 orang dan Taman Kanak-kanak 45 orang. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, untuk melaksanakan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Anggota Fraksi Partai Gerindra, Patudangi, untuk…
Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…
Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…
This website uses cookies.