Korban meninggal dunia tersebut berasal dari sejumlah wilayah di Sulawesi tengah, namun jumlah korban meninggal lebih besar di temukan di kita Palu, yang terkena dampak langsung dari tsunami.
“Hingga siang ini jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulteng mencapai 2.010 orang yang meninggal dunia,” Ungkap Soetopo
Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (9/10/2018).
Dia merincikan ada 1.601 jenazah yang ditemukan di kota Palu, 171 korban di Donggala, 222 korban di Sigi, 15 korban di Parigi Moutong, dan 1 orang di Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Bahkan jumlah tersebut diprediksikan akan terus bertambah sejalan tim evakuasi yang terus mencari korban bencana di sejumlah wilayah di kota Palu.
Bahkan lanjutnya, Selian korban meninggal BNPB juga mencatat terdapat 10.679 korban luka, terdiri dari 2.549 luka berat dan 8.130 luka ringan yang saat ini telah ditangani tim medis di sejumlah wilayah termasuk Makassar dan Kalimantan sebagai wilayah pengungsi.
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…
LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…
BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…
Jakarta, Trotoar.id – Usulan pemenuhan infrastruktur kesehatan primer Kabupaten Bulukumba telah dipaparkan di hadapan Wakil…
Makassar, Trotoar.id -- Skema pembangunan Gedung Utama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami perubahan dari…
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…