Hal itu disampaikan Nurdin Abdullah dalam sambutannya pada acara Rapat Koordinasi Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel di Hotel Gammara Makassar, Sabtu (20/10/2018).
Nurdin Abdullah berharap, Rapat Koordinasi Perpustakaan dan Kearsipan ini menghasilkan sebuah rekomensasi untuk pengembangan perpustakaan yang sesuai dengan perkembangan kekinian.
Dijelaskan, di era digital, perpustakaan harus berbenah ke arah pemafaatan teknologi digital.
“Desain sebuah perpustakaan harus lebih representatif. Insya Allah saya akan bangun peroustakaan yang representatif di semua kabupaten dan kota di Sulsel,” ungkap gubernur.
Gubernur Sulsel prihatin melihat perkembangan perpustakaan sekarang yang dinilainya sebagai sektor paling buntut diperhatikan. “Selama ini perpustakaan menjadi program yang paling buntut,” tegasnya.
Mestinya menurut Nurdin Abdullah, perpustakaan sebagai sumber ilmu menjadi skala prioritas.
“Kalau mau mencerssakan bangsa, harus harus dimulai dengan membangun perpustakaan yang representatif,” jelasnya.
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.