Pertemuan yang bersifat tertutup tersebut, dikabarkan terkait monitoring dan pengawasan DPRD dalam proses pengalokasian anggaran Eksekutif yang di bahas di DPRD.
“Cuma penjelasan saja proses pencegahan tindak pidana korupsi, akar semua yang kurang baik bisa menjadi lebih baik,” Ungkap Bambang Salah satu tim KPK usai menggelar pertemuan.
Meskipun diakuinya masih ada beberapa hal yang harus di benahi dalam proses pengawasan, namun katanya dengan memberikan gambaran diharapkan Eksekutif dan legislatif bisa berkerja sama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Sementara ketua DPRD Sulsel menyebutkan sangat bersyukur dengan hadirnya KPK memberikan pengarahan untuk melakukan pencegahan tindak pidana korupsi.
“Kita bersyukur hadirnya tim pencegahan dari KPK, sehingga kami paham mana hal yang melanggar dan tidak, meskipun diakuinya kadang tiba-tiba muncul penhgunaan anggaran yang tidak pernah di bahas di DPRD Sulsel,”Jelasnya.(**)
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…
LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…
BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…
Jakarta, Trotoar.id – Usulan pemenuhan infrastruktur kesehatan primer Kabupaten Bulukumba telah dipaparkan di hadapan Wakil…
Makassar, Trotoar.id -- Skema pembangunan Gedung Utama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dilaporkan mengalami perubahan dari…
JAKARTA,TROTOAR.ID — Tekad Pemerintah Kabupaten Barru untuk bertransformasi dari sekadar daerah persinggahan menjadi destinasi wisata…