Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan
Nurdin Abdullah menganggap, restribusi parkir yang dipungut dijalan tersebut dianggapnya sebuah aturan yang tidak di benarkan, sebab badan jalan yang di jadikan lahan parkir ya ga jelas tidak di benarkan
“Itu tidak benar kalau badan jalan di jadikan wilayah lahan parkir, jelas itu sebuah pelanggaran,” Ungkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
Nurdin menilai, kalaupun biaya parkir yang cukup besar hingga Rp 15.000 perjam sangat memberatkan bagi masyarakat, sehingga kebijakan yang dikeluarkan Pemkot jelas sudah diluar nalar berfikir masyarakat.
Dia juga dalam waktu dekat akan bertemu dengan Wali Kota Makassar untuk mempertanyakan kebijakan yang dikeluarkan Walikota Makassar.
“Nanti saya komunikasi dengan pak wali terkait kebijakan tersebut, dan juga biaya yang akan dikenakan cukup besar, lima ribu saja kadang warga protes apa lagi sebesar itu,” Ungkap Nurdin Abdullah.
Seharusnya kata dia Pemkot membuat tempat parkir khusus di sekitaran lokasi tersebut agar badan jalan juga tidak digunakan sebagai lahan parkir.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu perpindahan sejumlah kepala daerah dari Partai Golkar ke partai lain mulai…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari…
MAKASSAR, TROTOAR ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang…
BARRU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…
This website uses cookies.