Bagi Nurdin Abdullah, terlibat dalam film bersedia Ia lakoni jika terdapat unsur pendidikan di dalamnya.
“Film ini penting untuk menjadi pembelajaran edukasi untuk kita semua, jadi ada pesan moral yang kita sampaikan pada film itu,” kata Nurdin Abdullah.
Film ini adalah film pertama Nurdin Abdullah sejak jadi gubernur. Namun Ia telah terlibat beberapa produksi film komedi saat berada di Jepang.
Ia juga menyampaikan dukunganya pada perfilman Indonesia, termasuk film lokal atau film nasional yang diproduksi di Sulsel.
“Untuk industri film di Sulsel, saya berharap, termasuk perfilman di Indonesia harus dibangkitkan. Tentu harus jadi pembelajaran para produser untuk menghadirkan film mengedukasi kita termasuk anak-anak kita,” sebutnya.
Demikian juga dengan kearifan lokal di Sulsel untuk dihadirkan. Termasuk dialek lokal dimasukkan ke dalam narasi film.
Pemprov juga siap mendukung dunia perfilman, melalui fasilitas dan juga peningkatan kapasitas seniman.
“Pemprov siap back-up, bahkan (gedung) DKM (Dewan Kesenian Makassar) kita perbaiki dan berharap bisa menghadirkan tokoh seniman kita, tokoh film dan budayawan. Dan ini ajang kita bersatu,” paparnya. (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi merilis jadwal lengkap Piala Dunia 2026…
MAKASSAR, Trotoar.id — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah…
MEXICO, Trotoar.id – Piala Dunia 2026 resmi dimulai dengan seremoni pembukaan yang bukan sekadar pertunjukan…
JAKARTA, TROTOAR ID — Prestasi di tingkat nasional kembali ditorehkan oleh Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap),…
SIDRAP, TEOTOAR.ID — Upaya memperkuat sektor ketahanan pangan dilakukan melalui studi tiru lintas daerah yang…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Edukasi kebencanaan kepada anak usia dini terus diperkuat sebagai bagian dari upaya…