Robohkan Pagar Kejati, Kejati Sulselbar Akan Laporkan Mahasiswa ke Polisi

0
183
Aksi Mahasiswa Yang Merobohkan Pagar Kejati Sulselbar (Foto:INT)
TROTOAR.ID, MAKASSAR — Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) tidak tinggal diam atas aksi sejumlah aktivis mahasiswa yang merusak pintu pagar gedung Kejati siang tadi, bahkan pihak Kejati berjanji akan melaporkan pengerusakan tersebut ke pihak kepolisian.

Hal tersebut disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel Salahuddin, dalam keterangannya pihaknya dalam akan melaporkan melaporkan pengerusakan fasilitas milik negara.

“Dalam waktu dekat,kami akan melaporkan pengerusakan fasilitas milik negara yang dilakukan sejumlah mahasiswa ke polisi,” kata Salahuddin.

Baca Juga  Rayakan Pergantian Tahun, Zona Cafe Berbagi Hadiah Menarik

Salahuddin Mantan Aktivis HMI menyayangkan aksi anarkis yang dilaukan para aktivis mahasiswa tersebut, sebab baru kali ini ada unjuk rasa yang cukup meresahkan, sebab kehadiran mereka untuk menyampaikan aspirasinya memaksa untuk masuk ke kantor Kejati disaat pegawai sedang sibuk bekerja.

Bahkan jika mahasiswa tersebut di perbolehkan masuk, maka jelas akan menganggu aktivitas pekerjaan sejumlah pegawai di lingkup Kejati Sulsel, Sehingga mantan aktivis Hukum UMI ini juga menganggap agar para mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya harusnya dilakukan dengan cara sopan dan tidak meresahkan.

Baca Juga  Korban Tsunami Selat Sunda Mencapai 373 Orang

“Kalau mereka di beri ruang masuk jelas akan mengganggu aktivitas pegawai yang ada di sini (Kejati Sulsel),” ungkap Salahuddin.

Diketahui puluhan mahasiswa yang berasal dari HMI komisariat Unibos menggelar aksi di depan kantor kejati, dan meminta agar pihak Kejati Sulselbar agar segera menangkap Soedirjo Haliman alias Jentang untuk diadili terkait kasus jual beli lahan Buloa.