Site icon Trotoar.id

Selain Bantai 31 Orang KKB Papua, Dikabarkan Sandera 15 Pekerja PT Istaka Karya

images 15 1024x681

Kelompok Sepataris Papua Merdeka

TROTOAR.ID — Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Organaisasi Papau Merdeka (OPM) di bawah komando Egianus Kogoya sebagai pihak yang dainggap paling bertanggungjawab atas pembantaian sadis yang dilakukan terhadap 31 pekerja PT Istaka Karya.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa menyebutkan, pelaku dan kelompoknya saat ini masih dalam pengejaran aparat gabungan TNI dan Polri.

“Pelakuy pembantaian dilakukan oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya, Selasa (4/12/2018).

Dia mengatakan, dari insiden tersebut terdapat empat orang yang di nyatakan selamat karena berhasil melarikan diri dari kebringasan kelompok OPM tersebut, dan dari keterangan keempat korban yang selamat polisi langusng melakukan penyelidikan.

berdasarkan informasi lanjutnya, jika aparat gabungan yang berjumlah 153 orang tersebut saat in telah tiba di Distrik Mbuma yang merupakan distrik terdekat dengan TKP

“Personil gabungan kini telah berada di distrik Distrik Mbuma yang merupakan distrik terdekat dengan TKP, di Distrik Yigi, untuk mengejar para pelaku pembantaian,” jelas Kamal.

Selain membantai 31 pekerja proyel jembatan, Kamal menyebut, kelompok separatis OPM tersebut, menurut keterangan korban yang selamat, kelompok separatis tersebut juga membrondong tembakan ke Pos pengamanan TNI yang ada Distrik Mbuma.

“Dari keempat orang tersebut didapatkan keterangan bahwa Pos TNI yang berada di Distrik Mbuma telah hancur diserang,” ucap Kamal.

Sebelumnya, 31 pekerja proyek jalan trans Papua ditembak mati secara sadis oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

ke 31 korban dibunuh di waktu yang berbeda, Sementara saat ini masih ada 15 pekerja proyek diinformasikan menjadi sandera kelompok separatis tersebut.

“berdasarkan informasinya masih ada 15 pekerja proyek yang dijadikan sandera oleh kelompok sepatais tersebut ,” ucap Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal.

Exit mobile version