Site icon Trotoar.id

JK Harap TNI Polri lakukan Operasi Besar-Besaran di Papua

images 18 1024x573
TROTOAR.ID — Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar jajaran TNI-Polri untuk harus melakukan operasi besar-besar mengejar pelaku pembunuhan brutal yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyusul adanya penembakan terhadap pekerja konstruksi di Trans Papua.

“TNI-Polri harus di melakukan operasi besar-besaran untuk menyelamatkan dan mengevakuasi korban pembantaian KKB, di Nduga Papua,” ungkap JK kepada sejumlahbàwak media.

JK menginginkan operasi yang dilakukan agar jangan ada tuduhan pelanggaran ham yang akan di alamat kantor ke pemerintah Indonesia, sebab yang melanggar HAM itu siapa? Mereka kan yang membantai berarti mereka yang melanggar ham

JK mengatakan jika aksi brutal dengan menembaki pekerja yang sedang membangun infrastruktur di Papua tersebut merupakan tindakan pelanggaran HAM berat yang dilakukan KKB di bawah Komando OPM

” ini kan sudah jelas mereka yangembantai dan menembak pekerja dan mereka yang melanggar HAM tentunya. Selama ini kan tentara dan polisi dianggap melanggar HAM (di sana),” kata dia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memerintahkan jajaran TNI dan Polri untuk menangkap para pelaku penembakan dan pembunuhan terhadap para pekerja tersebut.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata seperti ini di tanah Papua, maupun di seluruh pelosok Tanah Air,” kata Jokowi.

TNI telah menemukan setidaknya 16 jenazah korban penembakan. Jenazah akan dievakuasi dari titik-titik temuan ke wilayah Mbua. Selain itu, TNI juga menemukan tiga orang personel pekerja PT Istaka Karya yang menjadi korban selamat. Istaka Karya adalah perusahaan yang mengerjakan proyek jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak.(***)

Exit mobile version