Trotoar.id

2019 Pemrov Sulsel Bangun Jalan yang Menghubungkan Seko, Rampi dan Masamba

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman membuktikan keseriusannya dalam membangun sejumlah infrastruktur di Sulsel.

Salah satunya dengan memangun jalan yang menghubungkan antar desa kesesatan di Kabupaten Luwu Utara khususnya di wilayah terisolir seperti Seko dan Rampi.

Kepala dinas Bina marga dan Pekerjaan Umum mengatakan pemerintah akan fokus pada pengembangan jalan di wilayah tersulit, dan pekerjaan itu akan dilakukan pada tahun 2019.

“Inysa Allah, tahun 2019, kita akan mulai melakukan pengembangan jalan di wilayah Seko dan Rampi yang ada diwilayah Luwu Utara,” Ungkap Jumras Kadis Binamarga Dan PU provinsi Sulsel.

Ditambahkannya jika pembangunan jalan yang menuju di Seko dan Rampi merupakan program Gubernur Sulsel yang ingin mewujudkan mimpi masyarakat yang terisolir di wilayah tersebut.

Bahkan katanya pemangunan jalan tersebut bertujuan untuk mendorong laju perekonomian masyarakat yang selama ini terisolir diwilayah tersebut, maka dari itu, anggaran tahun 2019 akan lebih fokus pada pembangunan jalan diwilayah yang selama ini terisolir.

Bukan cuma di wilayah Luwu Utara saja yang menjadi perhatian Pemrov Sulsel, akan tetapi sejumlah wilayah yang dapat menghubungkan antar provinsi lainya dengan sulsel juga menjadi salah satu pusat perhatian pemerintah Sulsel dalam membangun laju ekonomi masyarakat diwilayah terpincut di Sulsel.

“Ini salah satu bentuk kepedulian pemerintah Gubernur yang menginginkan adanya perubahan di wilayah yang selama ini belum tersentuh sedikit pun kebijakan yang dikeluarkan pemerintah,” Ulasnya.

Namun kata dia ditargetkan pembangunan jalan di jalur terisolir nantinya akan dapat di rasakan masyarakat tiga tahun kedepan sebab target pemerintah membangun jalan di wilayah terisolir katanya membutuhkan waktu yang lama, termasuk menyesuaikan anggaran yang disiapkan pemerintah.

Sebelumnya Gubernur Sulsel juga menyampaikan jika dirinya ingin agar pembangunan infrastruktur dipusatkan di wilayah-wilayah tengah selama ini terisolir seperti di Luwu Utara dan beberapa daerah lainnya di Sulsel

“Kedepannya kita akan fokus pada pembangunan jalan di wilayah terisolir di Sulsel, salah satunya di wilayah Luwu raya, dimana masih banyak wilayah disana terisolir dari masyarakat lainnya dikarenakan jalur infrastruktur yang tidak mendukung akses transportasi,” ungkap Nurdin Abdullah

Bahkan katanya untuk wilayah Seko dan Rampi akses transportasi seperti ojek membutuhkan biaya yang cukup mahal hingga ratusan ribu sehingga kedepannya masyarakat yang terisolir sudah dapat merasakan akses jalan yang lebih baik.

Exit mobile version