TROTOAR.ID, Jakarta — Lembaga survei Indikator Politik Indonesia masih menempatkan posisi pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin diangka 45 persen, sementara posisi penantannya Prabowo Suianto-Sandiaga Salahuddin Uno, memperoleh 34,8%.
Meski survei tersebut mengungkapkam masih ada 9.2 persen responden belum menentukan sikapnya terkait siapa yang akan di pilih pada pilpres 17 april mendatang.
“Bila pemilihan presiden digelar saat ini, maka Jokowi masih unggul atas Prabowo Subianto. dari hasil simulasi yang dilakukan, Jokowi-Ma’ruf Amin unggul 20 persen dari Prabowo-Sandiaga,” kata peneliti Indikator, Burhanuddin Muhtadi, di kantor Indikator, Jalan Cikini V, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2019)
Survei yang digelar pada 16-26 Desember 2018, menggunakan metode metode random sampling, dengan mneyasar 1.200 orang responden dengan menerapkan margin of error sebesar 2,9 persen.
Meski demikian, dijelaskannya jika kedua capres tersebut mengalamai tranda peningkatan, pada oekter lalu, dimana pada saat itu pemilih belum menentukan sikapnya.
“Keuda capres baik Jokowi dan Prabowo mengalami peningkatan trand jika dibandingkan pada tarnd bulan Oktober, hal itu dikarenakan pda bulan tersebut, pemilih belum menentukan pilihan.” Jelasnya
Dijelaskannya secara statistik, dinamika politik dalam tiga bulan terakhir dianggapnya tidak dignifikan mengalami kenaikan, mengingat karakteristik pemilih kedua pasangan calon presiden cenderung tak percaya informasi yang menyudutkan pilihan mereka.
Menanggapai hasi survei tersebut, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga memiliki sikap otimisme untuk dapat mengejar selisi 20 persen tersebut meski waktu sis 100 hari lagi.
Juru Debat BPN Prabowo-Sandiaga, Saleh Partaonan Daulay, menyebutkan jika hasil survei indikator politikm bernading terbalik dnegan survei internal BPN, dimana dia mneyebutkan trand elektabilitas pasangan nomor urut 02 itu akan mengungguli sang petahana.
“Kami yakin dalam sisa waktu tiga bulan ini kami mampu unggul dari petahana, Dari survei internal kita, progres kita sudah bagus. Kita tetap optimis,” Jelasnya
“Survei itu kan lagian sering meleset. Banyak faktanya di pilkada-pilkada,” sambung dia.
Namun juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andry Arief Bulu mengaku jika pasca debat nantinya, trand elektabilitas Prabowo-Sandiaga akan terus meningkat, melihat trand survei internal yang terus dilakukan saat ini menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan.
“Trend daya penerimaan dan sambutan masyarakat pada progam dan visi Pak Prabowo dan Pak Sandiaga sangat menarik dan secara signifikan bergerak naik dengan cepat,” kata Andry.
Bahkan diyakini, jika, selisih angka elektabilitas tersebut akan mudah dikejar oleh Prabowo-Sandiaga. Apalagi, menurut dia, sebagai petahana, dengan posisi 54,9% merupakan sebuah hal yang dianggap tidak aman.
SELAYAR, Trotoar.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Kepulauan Selayar,…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tim Penggerak PKK Kota Makassar terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui kegiatan…
SIDRAP, Trotoar.id — Pembukaan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup II di Kelurahan Bangkai, Kecamatan…
JAKARTA, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan lawatan kerja ke Jakarta untuk memperkuat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) terus menggencarkan upaya penanganan stunting melalui kampanye…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyampaikan pesan tegas terkait pentingnya penanaman…
This website uses cookies.