TROTOAR.ID, MAKASSAR — Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI devisi data pemilih Viryan Aziz bersama Ketua DKPP Prof Mohammad dan Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pattalolo meninjau langsung proses cetak kertas suara pemilu serentak.
Kertas suara pemilu yang dicetak oleh PT Adi Perkasa, berjumlah 78.917.235 kertas suara yang terdiri dari Kertas suara Pilpres, Kertas Suara DPD, kertas suara DPTlR RI, kertas Suarav DPRD Provinsi dan kertas Suara DPRD Kabupaten Kota .
Pemantau cetakan kertas suara Pemilu serentak, dilakukan enam perusahaan yang serentak hari ini pukul 11.00 melakukan cetakan kertas suara pemilu yang kemudian nantinya kertas suara akan didistribusikan ke sejumlah wilayah Indonesia
“Untuk di Percetakan Adi Perkasa, ada provinsi yang dicetak disini dengan jumlah 78.917,234 juta lembar kertas suara terdiri dari lima jenis kertas suara,” Kata Virya Aziz Komisioner KPU RI
Proses cetak kertas suara di harapkan paling lambat selesai pada awal maret dan sudah berada di setiap daerah yang didistribusikan langsung oleh perusahaan yang mencetak kertas suara
Untuk di Adi karya sendiri, katanya ada 9 provinsi yang di layani, diantaranya, Gorontalo, Bangka Belitung , Maliki, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi tengah, dan Sulawesi Utara.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…
KENDARI, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meraih penghargaan Terbaik I sebagai Provinsi Creative Financing…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengungkapkan progres pembangunan infrastruktur jalan dalam…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Business Champion Australia untuk Indonesia, Profesor Jennifer Westacott AC, menyelesaikan kunjungan kedelapannya…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memfasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni Program Magang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 1 Embarkasi Ujung Pandang dijadwalkan akan kembali…
This website uses cookies.