Aksi HMPT Di Depan Kejari Berakhir Saling Lempar Batu

0
68

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Puluhan Pelajar Mahasiswa Turatea menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor kejaksaan tinggi Sulselbar, terkait adanya indikasi dugaan tindak pidana korupsi dan penyimpangan dan penyalahgunaan anggaran RSUD Lanto Daeng Pasewang, sebesar Rp306 miliar.

Aksi mahasiswa yang awalnya berjalan damai berakhir dengan kericuhan saat aparat kepolisian memadamkan kobaran api yang di bakar para mahasiswa di depan pintu Kejari Sulsel sehingga menimbulkan aksi saling dorong-dorongan dan saling lempar batu antara aparat dan pegawai kejaksaan.

Baca Juga  Komputer dan Laptop Disita, Ini Tanggapan Sekretaris KPU Makassar ke PT Airmas

Akibat saling lempar batu tersebut, Kasipenkum Kejati Sulselbar Salahuddin menjadi korban pelemparan batu yang dilakukan dari kalangan mahasiswa, saat Salahuddin ingin menemui para mahasiswa.

“Saya kena lamparan batu. Saya kena lemparan batu di bagian dada kanan,” ujar Salahuddin saat ditemui di ruangannya.

Dari aksi kerusuhan yang dilakukan kalangan mahasiswa tersebut mengakibatkan kemacetan yang cukup parah terjadi didepan Kantor Kejari Sulselbar di Jalan Urip Sumoharjo Kota Makassar

Baca Juga  Sekjen PKPI Minta Calegnya Kampanyekan Jokowi-Ma'ruf

Kericuhan semakin memanas saat, mahasiswa melakukan blokade jalan di depan kantor Kejati Sulsel.Dengan menahan kendaraan yang hendak melintas dijalan tersebut.Hingga mengakibatkan kemacetan yang cukup parah di jalanan depan kantor Kejati Sulsel.

Namun mahasiswa yang tak menerima ditertibkan oleh aparat kepolisian, kericuhan pun kembali terjadi antara mahasiswa dengan polisi yang mengawaln alannya aksi yang digelar Mahasiswa Turateab

Baca Juga  JRM Si Anak Penjual Sayur Menuju Parlemen

Aksi demonstrasi tersebut, berhenti saat pihak Kepala Kejari Jeneponto, memerima 10 perwakilan mahasiswa untuk masuk menyampaikan aspirasinya di dalam Kantor Kejati Sulsel.