TROTOAR.ID, MAKASSAR — Musibah yang melanda wilayah Sulsel menjadi perhatian nasional. Pasalnya, banjir, longsor, dan angin puting beliung penyebabnya. Impak dari musibah itu memporak-porandakan wilayah dan harta benda. Menimbulkan korban jiwa, dan ribuan pengungsi.
Tak hanya Pemerintah Pusat dan Daerah memberikan perhatian khusus dengan menyalurkan bantuan. Ikatan Alumni yang tergabung dalam IKA Smapat Makassar Angkatan 89 turut ambil bagian.
Berbekal dana yang dihimpun dari alumni mencapai hampir 10 juta, alumni bergerak dengan membeli perlengkapan untuk korban banjir seperti: Beras, gula, minyak goreng, telur, biskuit, mie instan, dan perlengkapan mandi.
“Alhamdulillah, selama dua hari, dana terkumpul dari teman-teman Smapat 89 sebanyak 9,2 juta,” jelas Fauziah, sapaan akrabnya Susi, sebagai koordinator dana.
“Untuk distribusi bantuan korban banjir, kami bentuk 3 tim untuk wilayah yang berbeda, Makassar, Gowa, dan Jeneponto. Tim pertama bergerak kemarin (26/1) di Kabupaten Gowa, Desa Mapala. Tim kedua hari ini (27/1) di Antang, Makassar. Senin besok (28/1) tim ketiga wilayah Jeneponto,” urai Yusnardi, Koordinator IKA Smapat 89 Makassar.
LUWU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu terus memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penataan organisasi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Sekretariat DPRD Sulawesi Selatan mengusulkan pelaksanaan lelang tender untuk pembongkaran Gedung Utama…
JAKARTA, TROTOAR.ID— Dua pejuang lingkungan asal Sulawesi Selatan berhasil meraih Penghargaan Kalpataru 2026, yang merupakan…
SIDRAP, TROTOAR.ID — Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) Sulawesi Selatan tingkat provinsi,…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bulukumba meluncurkan program donor darah rutin setiap…
MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Kepulauan Sangkarrang…