Categories: MetroNasional

Anjing Pelacak Bergerak, 3 Mayat Korban Longsor Gowa Ditemukan

TROTOAR.ID, GOWA — Proses pencarian korban longsor yang menimpa Dusun Pattiro, Desa Pattallikang, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa masih terus dilakukan. Namun, proses pencarian sedikit terkendala karena kondisi cuaca yang tidak menentu.

Lokasi bencana alam tanah longsor masih terus diguyur hujan yang cukup deras, selain menyulitkan petugas yang melakukan evakuasi, juga dapat menyebabkan pergeseran tanah karena masih labil, disamping kondisi lumpur yang cukup tebal di lokasi bencana itu.

“Sekitar pukul 09:00 WITA, tim evakuasi memulai kegiatan dengan apel pagi yang diambil alih oleh Dandim 1409 Gowa, Letkol Arh Nur Subekhi, kemudian di lanjutkan oleh Kaden A Sat Brimobda Polda Sulsel, AKBP Darminto, serta Danyon 466 Pascas, Letkol Pasukan Ari Setyawibowo,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani seperti rilis yang diterima, Selasa (29/1/2019).

Dalam apel itu, kata Dicky, tim dibagi menjadi empat sektor. Pertama Jembatan lemoa, sektor kedua dusun Pattiro tim Penggali Kubur, sektor ketiga dusun Pattiro Tim evakuasi korban longsor, serta sektor keempat di Dusun Rannaloe, Desa Rannaloe, Kecamatan Bungaya tim evakuasi korban longsor yang patah tulang.

“Pada pukul 09.27 wita tim bergerak ke lokasi yang telah diploting, selanjutnya langsung melakukan evakuasi. Pukul 12.50 wita tim K9 Baharkam Mabes Polri dan K9 Polda Sulsel melakukan pencarian di lokasi longsor di daerah tersebut bersama tim evakuasi lainnya,” tuturnya.

Pada pukul 16:18 wita, anjing pelacak memberikan sinyal keberadaan korban yang tertimpa longsor. Sesaat kemudian, ditemuka korban seorang lelaki yang diidentifikasi bernama Bato dg Lallo (43). Selang beberapa menit kemudian, seorang Ibu rumah tangga (IRT) bernama Basma (35) bersama dengan seorang anak lelaki berusia 1 tahun lebih, diketahui bernama Sikran. Ketiga jenazah korban tersebut diidentifikasi oleh tim DVI. Memasuki waktu petang, ketiganya pun dimandikan dan disholatkan.

“Kemudian pada Pukul 19:06 wita ke 3 korban bencana alam di kebumikan atas persetujuan dan di saksikan oleh keluarga korban,” pungkasnya. (*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

Recent Posts

Wali Kota Makassar Ajak APINDO Jadi Pelopor Gerakan Ramah Lingkungan

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Selatan…

16 menit ago

Pemkot dan DPRD Makassar Perkuat Regulasi Pembangunan, Ranperda Perhubungan Resmi Disahkan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Sinergi antara Pemerintah Kota Makassar dan DPRD Kota Makassar kembali diperkuat melalui…

3 jam ago

Menaker Yassierli: Perempuan Harus Jadi Penggerak Utama Transformasi Dunia Kerja

JENEWA, TROTOAR.ID — Peran perempuan dalam transformasi dunia kerja ditegaskan harus diperkuat di tengah pesatnya…

3 jam ago

BAZNAS Bulukumba Sembelih 129 Ekor Kambing DAM Jamaah Haji, Didistribusikan ke Panti Asuhan dan Ponpes

BULUKUMBA, TROTOAR.ID – Penyembelihan hewan DAM jamaah haji asal Kabupaten Bulukumba Tahun 1447 H/2026 M…

4 jam ago

Atasi Kelangkaan Gas Melon, Pemkab Luwu Salurkan Ribuan Tabung LPG 3 Kg Lewat Pasar Murah

LUWU, TROTOAR.ID – Upaya penanganan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Luwu telah dilakukan melalui…

4 jam ago

Bupati Barru Hadiri Muscab Partai Hanura

BARRU, TROTOAR ID – Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat…

4 jam ago