Jelan Debat, Prabowo-Sandi Minta Wejangan Ke SBY

0
167
Capres dan CawapresPrabowo-Sandi Bersama Ketua Umum PD SBY

TROTOAR.id — Jelang debat kandidat calon presiden dan wakil presiden yang digelar pada 17 January 2019 mendatang, Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan Prabowo SUbianto secara khusus.

Pertemuan keduanya disebut sebagai silaturahmi sekaligus memberikan wejangan dan masukan kepada Prabowo kandidat calon presiden dalam menghadapi debat kandidat capres dan cawapres sesi pertama.

SBY juga meminta kepada pasangan Prabowo-Sandi untuk mampu menguasai materi debat serta tetap dapat menjaga kesehatan dan stamina jelang menghadapi debat capres dan cawapres.

Baca Juga  Rupanya Orang Tua Kandung Yang Menculik Bayi di Rumah Brigpol Rasyidin

“Wejanganya ya debat itu harus menguasai materi. Berdebat itu harus betul-betul dalam kondisi fit, baik kesehatan dan seterusnya dan seterusnya dan seterusnya,” ujar Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Ahmad Muzani seusai pertemuan di kediaman SBY, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (10/1/2019) seperti dikutip detik.com

Keduanya (Prabowo-Sandi) lanjut Ahmad Muzani, berkonsultasi mengenai visi dan misi pasangan 02 kepada mantan presiden RI dua periode tersebut.

Baca Juga  Tahun Depan Alokasi Dana Desa Meningkat, Difokuskan pada Pemberdayaan Ekonomi

Dimana SBY yang pernah menjabat sebagai presiden dua periode mengharapkan agar pasangan Prabowo-Sandiaga, dapat menarik simpati masyarakat saat adu gagasan dan iden dengan lawan politiknya Jokowi-Ma’ruf Amin pada debat mendatang.

“Beliau meminta kepada pasnagan 02 untuk bagaimana mereka bisa menarik hati rakyat sebanyak-banyaknya karena pada akhirnya pemilih itu bukan orang yang ada dalam debat, tapi pemilih adalah seluruh rakyat Indonesia yang justru tidak ada di dalam ruangan debat,” Tambahnya Sekjen Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.

Baca Juga  Kejati Sulselbar Sebut: 31 DPO Korupsi Masih Bebas Berkeliaran

Dalam debat pertama, akan mengusung tema ‘Hukum, HAM, Korupsi dan Terorisme’, dumana menurut Muzani, jika materi debat adalah hal yang sangat penting sehingga di butuhkan kematangan untuk menarik simpati rakyat Indonesia. (**)