Categories: Nasional

Sebelas Daerah Beralih dari Rastra ke BPNT

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Kementerian Sosial RI menggelar Rapat Koordinasi Wilayah III terkait dengan pelaksanaan Bantuan Sosial Pangan, di Four Point Hotel Makassar, Rabu (6/2).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Sosial Provinsi, Kabupaten dan Kota di Wilayah III, yang meliputi Provinsi Jawa Timur, Sulsel, Sulbar, Sulut, Sultra, Sulteng, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita, menyampaikan, ada tiga strategi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Yaitu perlindungan sosial komprehensif, peningkatan dan penyediaan akses terhadap kebutuhan dasar, dan peningkatan penghasilan masyarakat.

“Berdasarkan hal tersebut, maka dilaksanakan lah program beras sejahtera (rastra), yang merupakan upaya untuk pemenuhan sebagian kebutuhan dasar masyarakat,” ungkapnya.

Program beras sejahtera inilah, lanjut Agus, yang bertransformasi menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Tahun 2019 ini ditargetkan, seluruh kabupaten kota yang ada di Indonesia akan ditransformasikan ke BPNT. Untuk itu, harus ada kesiapan dari seluruh kabupaten/kota untuk menyiapkan infrastruktur yang mendukung pelaksanaan program ini.

“Termasuk kultur budaya masyarakat yang masih terbiasa dengan uang tunai,” ujarnya.

Menurut Agus, meski pelaksanaan program Bantuan Sosial Pangan sudah berjalan dengan baik, namun ada beberapa isu kritis yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini di tahun 2018. Mulai dari koordinasi antar pemangku kebijakan hingga persoalan pendamping. Untuk itulah, melalui rapat koordinasi ini, isu-isu kritis ini bisa ditemukan langkah solutif.

“Bagaimana membangun pemahaman yang sama dan kesatuan gerak langkah para pemangku kebijakan dalam pelaksanaan program ini di tahun 2019,” ungkap Agus.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulsel, Ilham A Gazaling, mengaku, saat ini di Sulawesi Selatan sudah ada sebelas kabupaten/kota yang beralih dari rastra menjadi BPNT. Yaitu Gowa, Luwu Timur, Maros, Sidrap, Sinjai, Takalar, Wajo, Palopo, Parepare, Bone dan Makassar.

“Untuk kabupaten yang belum, kita terus lakukan koordinasi untuk menyiapkan infrastruktur, termasuk terus melakukan verifikasi dan validasi data penerima,” ujarnya. (*)

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI
Tags: Kemensos

BERITA TERKAIT

PDI Perjuangan Sulsel Salurkan 151 Hewan Kurban, Ridwan Andi Wittiri: Wujud Kesalehan Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…

1 jam ago

Munafri–Aliyah Salat Idul Adha Bersama Ribuan Warga di Karebosi, Serukan Kepedulian Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Ribuan umat Muslim memadati Lapangan Karebosi, Rabu pagi, 27 Mei 2026, untuk melaksanakan…

3 jam ago

Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Presiden, Munafri Apresiasi Bantuan Prabowo untuk Warga Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda…

3 jam ago

Patudangi Sembelih Dua Ekor Sapi Kurban, Daging Dibagikan kepada Warga Kurang Mampu

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Momentum Hari Raya Idul Adha dimanfaatkan Anggota Fraksi Partai Gerindra, Patudangi, untuk…

3 jam ago

Barru Raih UHC Awards 2026, Tegaskan Komitmen Perluasan Akses Layanan Kesehatan

Jakarta, trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori…

15 jam ago

Barru Luncurkan Call Center 112, Perkuat Respons Darurat dan Digitalisasi Layanan Publik

Barru, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mengawali tahun 2026 dengan langkah strategis di sektor pelayanan…

15 jam ago

This website uses cookies.