Categories: DaerahPemerintahan

Sulsel Provinsi Pertama Sepakati Pembangunan Rendah Karbon

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) mengenai pembangunan rendah karbon, di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (12/2). Keduanya sepakat, pembangunan harus disertai wawasan lingkungan.

Nurdin Abdullah berharap, kedepannya Kementerian PPN RI bisa membangun kerjasama yang baik dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Ia mengaku, selain menginginkan pembangunan rendah karbon, juga berharap kedepannya, pembangunan harus berpacu pada wawasan lingkungan untuk melindungi masyarakat Sulsel.

“Bagaimana pun juga, pembangunan kita harus berwawasan lingkungan. Saya kira kita sudah punya pengalaman sekian puluh tahun,” ujarnya.

Masyarakat Sulsel, lanjutnya, harus bangga karena Sulsel memiliki hutan tropis yang sangat banyak. Sayangnya, kerusakan lingkungan sudah sangat besar sehingga dana pemerintah yang ada tidak cukup untuk memperbaiki sekaligus.

“Tentu kita berharap secara konsisten, dengan komitmen yang tinggi kita laksanakan bersama. Insyaallah akan diikuti oleh kabupaten kota yang lain,” tuturnya.

Terpisah, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, mengaku, Sulsel adalah daerah yang sangat luar biasa, karena menjadi daerah pertama yang menyepakati pembangunan rendah karbon tersebut.

“Provinsi Sulawesi Selatan adalah provinsi pertama yang menandatangani dan berarti komitmen yang luar biasa untuk melakukan pembangunan rendah karbon. Mungkin tanda tanya besar kenapa kita harus mendorong pembangunan rendah karbon,” ungkapnya.

Menurutnya, program pembangunan rendah karbon tersebut adalah salah satu program Pemerintahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dengan Jusuf Kalla selama lima tahun.

“Kami sedang menfinalisasi pembangunan jangka panjang nasional sampai tahun 2024. Indonesia untuk lima tahun kedepan harus sudah menggunakan pembangunan rendah karbon,” pungkasnya. (*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Makassar Half Marathon 2026 Dongkrak Ekonomi Kota, Hotel hingga UMKM Kebanjiran Rezeki

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Makassar Half Marathon (MHM) 2026 kembali membuktikan diri sebagai salah satu event…

7 jam ago

Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Grand Opening HIGAR CPI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menghadiri grand opening HIGAR di…

22 jam ago

Sidrap Sabet Juara I Kinerja Terbaik Regional Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar

KENDARI, TROTOAR.ID — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026…

1 hari ago

Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di…

1 hari ago

Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur “Makassar Move” di Lontara+, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penerapan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi…

1 hari ago

Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Lautan manusia berseragam pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/5/2026) pagi,…

1 hari ago

This website uses cookies.