Site icon Trotoar.id

Bangunan Pasar Bermasalah, Kadis Koperasi Perdagangan UMKM Bantaeng Memilih Bungkam

IMG 20190215 WA0085

TROTOAR.ID, BANTAENG – Kondisi Bangunan Pasar Rakyat Lonrong yang terletak di Desa Lonrong Kacamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng dinilai asal jadi oleh sejumlah masyarakat setempat.

Bukan hanya kondisi bangunan yang diduga asal jadi, warga setempat juga mempersoalkan tata letak bangunan yang dinilai salah posisi.

“Sebenarnya kita juga heran semua, kenapa sampai pasar ini berada di posisi bawah. Padahal lokasi sebelumnya hanya miring sedikit, harusnya itu dipondasi saja di belakang baru dari depan dikerok kebelakang untuk didatarkan agar penempatan pasar tersebut tidak tenggelam ke dalam, seperti yang saat ini terlihat dengan tidak jelas,” ungkap salah satu warga setempat yang minta namanya tidak ingin disebutkan.

“Parahnya jika memasuki musim penghujan, banjir sudah bisa dipastikan memenuhi lokasi pasar itu,” tambahnya.

Berdasarkan hasil tinjauan di lokasi, kondisi atap bangunan pasar tersebut sangatlah miris, dimana atap bangunan sejajar dengan ruas jalan aspal. Akibatnya, air pun sering menggenangi area pasar.

Selain itu, diketahui pekerjaan tersebut bernama Jasa Konstruksi Fisik Pembangunan Pasar Rakyat Lonrong bernilai Rp 5.742.770.000 dari APBN tahun anggaran 2017 bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Koperasi RI, dikerjakan oleh perusahaan PT Arus Jaya, sejak 26 Agustus 2017.

Namun, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Bantaeng, Meyriani saat dikonfirmasi terkait persoalan ini, belum bisa menanggapi. “Saya sibuk, banyak urusan,” singkatnya, Jumat, 15/2/2019. (Sdq)

Exit mobile version