Metro

Danny Pomanto Resmi Bergelar Karaeng Salamaka Dari Kerajaan Polombankeng

TROTOAR.ID, TAKALAR – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto resmi bergelar Karaeng Salamaka dari kerajaan Polombangkeng, Takalar, Kamis (28/2).

Gelar penghargaan ini disematkan langsung oleh kerabat kerajaan di saksikan 200 anggota legium veteran se- Kabupaten Takalar. Di antaranya hadir Ketua Legium Veteran Indonesia Sulawesi Selatan Brigadir Jenderal Purn. HM Bahtiar dan Ketua Legium Veteran Kabupaten Takalar, Tajuddin Karaeng Lewa.

Karaeng Salamaka sendiri merupakan nama Raja Polombangkeng ke 10. Salah satu keturunan Kerajaan Polombankeng yang juga mantan wakil bupati Takalar Andi Makmur Sadda menyebut pemberian gelar ini diputuskan berdasarkan hasil rembuk keluarga kerajaan termasuk anak langsung dari Karaeng Polombangkeng 10, Karaeng Ganjang.

Penyematan gelar kehormatan ini bertepatan dengan hari wafatnya pahlawan nasional H. Padjonga Dg. Galle Karaeng Polombangkeng dan gugurnya pahlawan nasional Ranggong Dg.Romo. Makmur mengatakan, pihaknya sengaja mengundang Wali Kota di tempat yang pernah dijadikan basis perjuangan Laskar Pemberontak Rakyat Indonesia (LAPRIS).

Sedikitnya 12 kelaskaran pernah kumpul di tempat itu sebagai bentuk perjuangan mempertahankan NKRI. Sehingga tanah bersejarah itu menjadi saksi bersama para pejuang atas disematkannya gelar Karaeng Salamaka kepada Danny Pomanto.

“Karaeng Polombangkeng H. Panjonga Dg. Ngalle diabadikan namanya menjadi salah satu nama jalan di Makassar berkat perjuangan Wali Kota Danny Pomanto. Kami Keluarga besar pahlawan nasional Ranggong Dg. Romo dan Karaeng Padjonga Dg. Ngalle bersama veteran sepakat bahwa di momen ini memberi gelar kepada bapak Danny Pomanto sebagai Karaeng Salamaka,” ungkap Makmur.

Alasan pemberian gelar sesuai nama Karaeng Polombangkeng ke 10 kerena merupakan kakak kandung dari Padjonga Dg. Ngalle. Karaeng Salamaka sendiri pernah dibuang penjajah Belanda ke Aceh. Namum selamat hingga dikembalikan lagi ke Polombangkeng.

“Sehingga kita sepakat bahwa hal itu hampir sama dengan perjuangannya wali kota kasihan. Diserang luar biasa, hingga terjadi “kotak kosong” (Saat Pilkada Makassar) tapi alhamdulillah selamat hingga hari ini. Anak Raja Polombangkeng 10 Karaeng Salamaka, Karaeng Gajang menyetujui dan mengatakan, Kasi mi nak wali kota karena namanyaji bapakku. Bukan nama sembarang itu,” jelasnya lagi.

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Mubes IKA Unhas: Andi Amran Sulaiman Kantongi Dukungan 84,5 Persen

MAKASSAR, Trotoar.id — Ketua Panitia Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas),…

2 jam ago

Mubes IKA Unhas 2026 Resmi Dibuka, Jadi Momentum Strategis Arah Organisasi Alumni

MAKASSAR, Trotoar.id — Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (Mubes IKA Unhas) resmi digelar…

2 jam ago

Yeni Rahman Hadiri Upacara Hardiknas Sulsel 2026, Dorong Penguatan Kurikulum dan Fasilitas Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKS, Yeni Rahman, menghadiri Upacara…

2 jam ago

Kado Hardiknas 2026, Munafri–Aliyah Perkuat Insentif Guru hingga Fasilitas Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum strategis bagi Pemerintah Kota…

2 jam ago

Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Munafri Gaungkan Pendidikan Inklusif dan Berkualitas

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang akrab disapa Appi, menegaskan bahwa pendidikan…

2 jam ago

SPMB 2026 Diluncurkan, Pendaftaran SD–SMP di Makassar Kini Terintegrasi Aplikasi LONTARA+

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan resmi meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru…

2 jam ago

This website uses cookies.