CRC: Elektabilitas Parpol Pengusung Jokowi-Ma’ruf Paling Banyak Kandas PT

0
151

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Lembaga Survei Celebes Research Center (CRC) telah merilis elektabilitas sejumlah partai peserta pemilu 2019 mendatang,  hal hasil sejumlah partai Pengusung Jokowi-Ma’ruf di prediksi akan gagal lolos ke senayan.

Namun cuma tiga partai pengusung Jomowi-Ma’ruf yang diyakini dapat lolos ke Senayan,  merek adalah PDIP,  Golkar dan PKB,  sementara NasDem, PPP,  Hanura, PBB, PSI, Perindo, dianggap tidak mampu melewati ambang batas PT 4 persen.

Selain parpol pengusung Jomoki-Ma’ruf,  CRC juga memprediksi jika tiga partai pengusung Prabowo-Sandi juga dapat lolos kesenayan pada pemilu 2019 mendatang,  ketiga partai tersebut yakni,  Gerindra,  PKS dan Demokrat,  sementara PAN,  Berkarya dan Garuda berada di bawah ambang batas 4 persen

“Tiga partai Pengusung Jokowi-Maruf memiliki elektabilitas diatas 4 persen, sama halnya dengan tiga partai pengusung Prabowo-Sandi juga memiliki peluang yang  dapat lolos PT, ‘ Ungkap Direktur Eksekutif CRC Herman Heizer di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Ahad (10/2).

Baca Juga  Polda Jatim Sebut Bisnis Prostitusi VA Kantongi Rp 35 Juta Dari Nilai Transaksi Rp 80 Juta

Herman menyebutkan jika elektabilitas partai peserta pemilu 2016 saat ini masih dikuasai oleh PDIP sebagai partai pengusung utama Jokowi-Ma’ruf dengan elektabilitas 24.5 persen disusukan dengan partai pengusung utama Prabowo-Sandi (Gwrindra) dengan elektabilitas 12.9 persen, Partai Golkar sebesar 10,4 persen, PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) sebesar 7,5 persen, dan PKS (Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebesar 5 persen, dan Partai Demokrat sebesar 4,6 persen.

Lanjut Herman Heazer,  selain partai papan atas,  CRC juga menyebut elektabilitas partai politik peserta pemilu 2019 mendatang,  yang berada di posisi papan tengah dan terancam tidak akan lolos ke senayan.

Baca Juga  Gubernur Minta Unhas Kaji Penyebab Banjir Bandang

Partai tersebut adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan elektabilitas 2,8 persen. Berikutnya, Partai Nasdem sebesar 2,8 persen, Partai Perindo sebesar 2,3 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 2,2 persen.

Sementara parpol dengan elektabilitas dibawah satu persen adalah Partai Hanura sebesar 0,8 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) 0,6 persen, Partai Solidaritas Indonesia PSI sebesar 0,2 persen, Partai Berkarya sebesar 0,1 persen, Partai Garuda sebesar 0,1 persen. Terakhir Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0 persen.

Herman mengaku,  dalam survei yang dilakukan,  CRC menggunakan metode tatap muka dan mempertanyakan langsung pilihan responden terhadap 16 Partai politik peserta pemilu 2019 mendatang.

“Saat survei juga kita tanyakan apakah ada partai politik yang dirasa dekat dengan responden, sebanyak 82,3 persen menjawab tidak ada. Sedangkan yang menjawab ada kedekatan, tercatat sebanyak 17,7 persen,” tambahnya.

Baca Juga  Diperiksa Bawaslu, Danny Bilang Hari Libur Mau-Mauku

Untuk kedekatan,  lanjut Herman PDIP dianggap partai yang cukup memiliki kedekatan dengan masyarakat,  bahkan 32, 8 persen mengatakan ddemikiankemudian disusul oleh Partai Gerindra sebesar 14,8 persen, dengan PKB 13,8 persen, dengan PPP 7,4 persen serta dengan Partai Demokrat sebesar 6.9 persen.

“Survei ini, kami dilakukan pada periode 23 Januari-31 Januari 2019. Untuk pengumpulan datanya sendiri dilakukan dengan metode wawancara tatap muka secara langsung menggunakan kuesioner,” tutupnya.