Dosen UMI, Ajarkan Warga Sanrobone Takalar Olah Limbah

0
33

TROTOAR.ID, TAKALAR – Fenomena limbah non organik menjadi masalah dalam lingkungan dikarenakan proses penguraian yang lama dan cenderung menjadi salah satu sebab pencemaran.

Olehnya, hal itu dijadikan satu perhatian serius oleh tim dosen Universitas Muslim Indonesia. Mereka yang menamai dirinya Tim Pengabdian Dosen Universitas Muslim Indonesia melakukan penyuluhan daur ulang sampah non organik.

Baca Juga  Wagub Tekankan Pentingnya Pendidikan Vokasi dan Akhlak

Pengabdian ini dilakukan di Desa Sanrobone Kabupaten Takalar pada Rabu, 6 Februari lalu dan dihadiri oleh masyarakat Desa Sanrobone.

Kepala Desa Sanrobone, Abdullah Dg Naja, mengaku kalau momentum datangnya Tim Pengabdian Dosen UMI ke Sanrobone, merupakan keuntungan baginya dan desanya.

“Pengabdian ini memberikan pengetahuan masyarakat tentang tata cara daur ulang limbah non organik,” ujar Abdullah.

Baca Juga  Gantikan Posisi AJD Sebagai Ketua IKA UNM, NH Bertekad Jadikan IKA Sebagai Lembaga Perjuangan

Mengapa untung? Sebab dari limbah itulah, akan dihasilkan hiasan dan alat rumah tangga jika diolah dengan baik, dan tentu saja bisa menjadi salah satu sumber ekonomi baru di Takalar maupun Sanrobone.

“Masyarakat diajari kreatif untuk memanfaatkan limbah. Jadi tidak dipandang sebelah mata itu limbah,” tambah Abdullah.

Abdullah juga berharap, setelah penyuluhan ini, pihak UMI dapat mendampingi desa lain untuk mengajari masyarakay mendaur ulang limbah non organik.

Baca Juga  Nurdin Abdullah Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem

“Bagus. Khusus Sanrobone, sampahnya non organik-nya bisa dimanfaatkan dan tidak menumpuk,” tandasnya. (Sdq)