Kadis Pariwisata Sebut Rancangan Objek Wisata Di Bantaeng Harus Dibuat Lebih Spesifik

0
29

TROTOAR.ID, BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng saat ini sedang menggodok pengembangan agrowisata di Kecamatan Ulu Ere dan Eremerasa guna menggaet minat wisatawan. Kepala Dinas Pariwisata, H Subhan mengatakan, saat ini pihaknya tengah merancang rincian kebutuhan untuk diajukan masuk ke RPJMD Provinsi Sulsel.

“Kemarin (Selasa, 12 Februari) datang Pansus RPJMD Provinsi Sulsel, kami diminta untuk buat lagi rancangan yang lebih spesifik terkait pengembangan wisata di Bantaeng. Rancangan dibuat secara rinci, umpamanya di Kecamatan Ulu Ere apa yang mau kita buat. Oh ternyata, di sana (Ulu Ere), yang kita butuhkan adalah wisata terintegrasi,” kata Kadis Pariwisata Bantaeng, Subhan saat ditemui di ruangannya, Rabu, 13 Februari 2019.

Dia pun menuturkan bahwa pihaknya sampai saat ini masih diberikan waktu dari Pemerintah Provinsi untuk menggali lebih dalam lagi, menyoal kebutuhan wisatawan demi menunjang pengembangan objek wisata, sebagaimana yang diinginkan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bantaeng.

Baca Juga  Istri Bupati Gowa Kembali Temui Korban Longsor di Bungaya

“Kita masih diberi ruang untuk mencari tahu apa lagi yang terlupakan, terkait dengan pengembangan wisata di Kabupaten Bantaeng,” tutur Subhan.

Subhan menjelaskan, salah satu yang dibutuhkan adalah wisata integrasi. Artinya, dalam membantu pengembangan wisata di Bantaeng, diperlukan keterlibatan langsung dari berbagai pihak lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

“Jadi bukan hanya Dinas Pariwisata yang bertanggungjawab dalam hal pengembangan wisata. Tetapi hampir semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terlibat di dalamnya. Seperti jalanan melibatkan Dinas PU, misal butuh fasilitas olahraga kita libatkan Dispora, rambu-rambu petunjuk jalan ada Dishub, klinik wisata juga kita libatkan Dinas Kesehatan, kita di Dispar misalnya, buat gazebo atau mungkin homestay. Jadi ada keterlibatan OPD, itulah wisata terintegrasi. Nah, seperti itu keinginan pak Wabup kemarin saat menerima kunjungan Pansus RPJMD,” jelasnya.

Baca Juga  Walikota Palopo Hadiri Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan Sulsel Tahun 2019.

Mantan camat Tompobulu ini juga menerangkan kebutuhan pengembangan destinasi wisata yang telah ada di Kecamatan Eremerasa. Khusus di objek wisata yang sering disebut ‘Permandian Alam Ermes’, Pemerintah Kabupaten Bantaeng berencana menambahkan kolam renang.

“Sesuai dengan penjelasan kemarin, kita butuh penambahan kolam, hal itu karena di sana (permandian alam Ermes) kapasitas pengunjung sudah tidak memadahi. Nanti ke depan ini yang masuk di RPJMD Provinsi,” kata Subhan.

Bahkan, lanjut Subhan, keinginan untuk pengembangan ini bukan hanya penambahan kolam renang saja, tetapi penambahan wahana baru. Dia mengatakan bahwa pihaknya sudah membuat rancangan untuk pengadaan water boom mini.

Baca Juga  Dosen UMI, Ajarkan Warga Sanrobone Takalar Olah Limbah

“Tetapi saya sudah berpikir-pikir ini, nanti ke depan bukan kolam saja, jadi kolam itu dilengkapi dengan water boom mini. Jadi kolam yang satu untuk berenang, sedang yang satu dilengkapi water boom dan air tumpah. Dan ini juga sudah masuk di RPJMD Provinsi,” ujarnya.

Subhan menyebutkan bahwa perpaduan antara RPJMD Provinsi Sulsel dan program di Pemda Bantaeng, terkhusus sektor pariwisata, sangat dibutuhkan demi menunjang pengembangan berkelanjutan. Dia juga mengatakan kalau rincian pengembangan ini sementara dipertajam, untuk sesegera mungkin dikirim ke Pemprov Sulsel. (Sdq)