Ketua PKK Bantaeng Kunjungi Lima Kelompok Wanita Tani di Bantaeng

0
30

TROTOAR.ID, BANTAENG –— Ketua tim penggerak PKK Bantaeng, Sri Dewi Yanti Ilham mengunjungi lima Kelompok Wanita Tani (KWT) di lima desa yang ada di Bantaeng. Kelompok Wanita Tani ini melaksanakan kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan mereka.

Ada lima titik yang dikunjungi ketua PKK Bantaeng, Rabu, 13 Februari 2019. Lima daerah itu adalah Desa Bonto Rannu, Desa Bonto Bulaeng, Desa Mappilawing, Desa Barua dan Kelurahan Tanaloe. Dalam kesempatan itu, Sri Dewi Yanti mengaku terkesima dengan kreativitas KWT itu. Dia juga mengajak kepada warga lainnya untuk mengikuti pemanfaatan pekarangan menjadi sumber gizi keluarga.

Baca Juga  Wagub Siapkan Solusi Banjir di Desa Samangki

“Pemanfaatan pekarangan sebagai sumber gizi keluarga dengan menanam anekaragam sayuran ini perlu ditularkan,” ungkap Sri Dewi Yanti melalui rilis yang dikirim Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng.

Dia juga mengajak desa dan keluarahan lainnya di Bantaeng untuk ikut melaksanakan kegiatan pemanfaatan pekarangan seperti di lima desa dan kelurahan ini. Dia menyebut, kegiatan seperti ini harus tersebar di seluruh wilayah di Kabupaten Bantaeng.

Baca Juga  Danny Pomanto Minta Tender Proyek Selesai Sebelum Maret

Dia juga mengajak kepada Tim Penggerak PKK di Desa dan Kelurahan agar mengaktifkan dasawisma. Menurut dia, melalui kader dasawisma, PKK dapat melengkapi kebutuhan data yang dibutuhkan untuk pengembangan kesejahteraan masyarakat.

“kita dapat melengkapi kebutuhan data, seperti jumlah posyandu, jumlah PUS dan sebagainya,” kata dia.

Kunjungan Ketua TP PKK Bantaeng itu didampingi oleh Kadis Ketahanan Pangan Bantaeng, Ir Rita Siamba Pasha, Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan, Asniati Ninra, SP.,MP, Kasie Penganekaragaman Pangan, Angky Novayanty, S.Pt., MM dan Pokja III PKK Bantaeng.

Baca Juga  Polres Bone Jalin Kerjasama Pemkab Bone Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Setiap lokasi kunjungan rombongan ketua TP PKK Bantaeng dan Dinas Ketahanan Pangan Bantaeng disambut oleh Camat setempat, Kepala Desa, Ketua TP PKK kecamatan dan Desa. Hadir pula masing-masing kelompok wanita tani pelaksana kegiatan optimalisasi pemanfaatan pekarangan.(*)