Perpol Koalisi Jokowi-Ma’ruf “Retak” PSI VS PDIP Saling Serang

0
37
Dua Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019

TROTOAR.ID, –– Jelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang menyisahkan waktu enam puluh hari lagi, membuat dinamika politik semakin memanas, bukan saja antar kubu pasangan calon namun dinamakan itu juga terjadi antar Partai pengusung baik yang ada di pasangan 01 maupun 02.

Seperti yang d terjadi di patria Koalisi pasangan calon nomor nurut 01, yang mana PSI dan PDIp terlibat konflik internal di partai pengusung Jokoiw-Ma’ruf Amun

Bahkan konflik yang terjadi di Partai Koalisi Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma’ruf mengalami “keretakan”,  paska konflik internal partai pengusung pasangan capres nomor urut 01 tersebut terjadi.

Baca Juga  Ayah Vanessa: Kehidupan Vanessa Glamor dan Salah Urus

Bahkan konflik dia partai pengusung dan Pendukung PSI dan PDIP semakin menjadi-jadi,  setelah sekjen PSI Juli Antoni melontarkan ppernyataan, harapannya agar Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bisa menularkan semangat bersih, transparan dan profesional ke PDIP setelah memutuskan bergabung dengan partai binaan Megawati Soekarnoputri itu.

Politikus PDIP di DPR RI, Rahmat Nasution Hamka, meminta Sekjen PSI untuk lebih sopan dalam bertutur kata dan mempelajari etika politik.

Baca Juga  Sandiaga Uno: Survei Internal Kami Selisih di Bawah 10 Persen

“Kepada Raja Juli saya minta untuk lebih sopan lagi. Belajarlah etika politik lagi yang baik. Sebagai partai baru, jangan hanya mencari pencitraan,” ucap Rahmat saat diwawancara di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/2/2019) dikutip RMOL

Kader PDIP tersebut menganggap Raj aJuli cuma mencari sensasi dalam politik, yang mengakibatkan terjadinya kegaduhan apa lagi dia menganggap Juli cuma memandang sebagian anggota PDIP yang tersangkut kasus korupsi. Sementara menurutnya jika masih banyak kader PDIP yang bersih nmengbdikna diri untuk bangsa dan negara

“Sebut saja Pak Jokowi. Dia (PSI) lupa orang yang mereka dukung itu berasal dari mana. Pak Jokowi adalah murni kader yang berasal dari rahim PDIP,” tegasnya.

Baca Juga  Adnan Sambut Hangat Kedatangan AHY di Rujab Gowa

Bahkan dirinya juga meminta agar partai pendatang baru tersebut tidak dengan mudah menghakimi sebuah kelompok dengan tidak bersih

“Buat PSI, jangan berburuk sangka, jangan suudzon, belajarlah etika politik yang baik,” jelas anggota Komisi V DPR RI ini.