TROTOAR.ID, — Dua buah kapal. Nelayan ya g mengangkut 50 kilogram narkoba jenis Sabu-sabu diamankan tim. Patroli TNI angkatan Laut (AL) beserta dengan awak kapal dan sebuah senjata jenis Pistol Baretta serta tujuh butir peluru di perairan Ujong Blang, Kota LhokseumaweAce pada Senin kemarin.
Tim F1QR mendapati Kapal yang dianggap mencurigakan dan akhirnya memutuskan untik melakukan pemeriksaan, namun saat hendak didekati kapal tersebut melarikan diri hingga dilakukan pengejaran kedua Kapal yang berada di Perairan Ujong Blang tersebut.
Seeprti dilansir tribunnews, Kepala Dinas Penerangan Koarmada Letkol Laut (P) Agung Nugroho dalam keterangan membenarkan penangkapan yang dilakukan patroli TNI AL
“Dua buah kapal diamankan dalam operasi, dan kapal tersebut mengkut 50 kg narkoba jenis sabu-sabu dan sebuah pistol Baretta beserta 7 butir peluru, ‘ kata Agung seperti dilansir tribunnews
Agung menjelaskan, usia mengamankan dia buah kapal dan narkoba, kedua buah kapal beserta ABK ki bib telah diamankan di dermaga
Asean Kreung Geukuh Lhokseumawe dengan pengawalan ketat untuk selanjutnya yang selanjutnya dilakukan penyelidikan
“Atas perbuatan tersebut, para ABK kedua kapal melanggar Undang Undang Narkotika dan tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati,” kata Agung.
Agung menegaskan kasus penangkapan 59 kg sabu-sabu nantinya akan diserahkan ke Pada Badan Nasional Narkotika (BNN) untuk, selanjutnya akan melakukan prosea hukum
“Sedangkan untuk kepemilikan senjata api, tersangka akan dikenai Pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 yang prosesnya akan dilakukan oleh pihak Kepolisian,” kata Agung.
Sementara itu Komandan Lantamal I, Laksma TNI Ali Triswanto mengatakan dalam melaksanakan tugas pengamanan dan penegakkan hukum di laut, TNI AL khususnya Lantamal I yang berada di jajaran Koarmada I akan tetap berkomitmen untuk memberantas tindak pidana di laut, terutama penyelundupan narkoba.
Apa lagi kata Ali menyebutkan, bila dii daerah perbatasan sangat rawan dari berbagai macam penyelundupan seperti penyelundupan narkoba, BBM, miras, rokok ilegal dan lainnya.
“Keberhasilan Lantamal I dalam mengagalkan penyelundupan narkoba tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AL dalam hal ini Koarmada I dalam menegakkan hukum dilaut,” kata Ali.
Ali mengatakan, hal tersebut sesuai dengan instruksi langsung Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono kepada jajarannya bahwa unsur KRI maupun Patroli Lantamal/Lanal agar terus meningkatkan patroli dilaut dalam rangka meminimalisir dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan aktifitas ilegal yang ada diperairan Indonesia bagian barat.
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu perpindahan sejumlah kepala daerah dari Partai Golkar ke partai lain mulai…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri kegiatan Sannipata Waisak dalam rangka Hari…
MAKASSAR, TROTOAR ID – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Sannipata Waisak 2026 yang…
BARRU, TROTOAR.ID – Pemerintah Kabupaten Barru menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjukkan kepedulian sosial dengan…
This website uses cookies.