TROTOAR.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar menonjolkan Sekretaris Dewan DPRD Kota Makassar Lantaran adanya temuan indikasi korupsi pada a pengelolaan anggaran Sekretariat dewan sebesar Rp 3,9 miliar
Selain temuan dugaan korupsi, orang nomor satu dikota Makassar tersebut juga menilai, jika kinerja Adwi mengalamu penurunan sehingga dirinya mengambil sikap menonaktifkan Adwi dalam jabatan di Pemerintah Kota Makassar.
“Kita berhentikan Adwi dari sekwan paska munculnya temuan dugaan korupsi dana sekretariat sebesar Rp3, 9 miliar ditambah lagi kinerja yang terus menurun, ” Kata Dannyn Pomanto.
Namun Danny tidak ingin secara detail mengungkapkan apakah hasil temuan indikasi korupsi tersebut melibatkan pihak lain atau tidak
Apalagi Danny menganggap jika Adwi tidak transparan dalam pertanggung jawaban keuangan sekretariat DPRD Kota Makassar.
Namun ungkapan Dani jika Adwi di mutasi lantaran adanya indikasi korupsi yang dilakukan terhadap anggaran sekretariat Dewan ketua DPRD Kota Makassar seperti di lansir Sulselekspres.com beranggapan lain.
Adwi di mutasi karena dianggap Sekwan tidak bisa bekerjasama dengan anggota DPRD, sehingga sejalan anggota merekomendasikan pergantian sekwan.
“Saya tidak tahu kalau ada indikasi seperti itu, yang jelas sepengetahuan saya Adek diganti atas desakan sejumlah anghita, buang menganggap sekwan kinerjanya lemah, ” jelasnya
Mengenai rumor yang dialamatkan ke dirinya, Adwi Awan Umar saat dikonfirmasi Sulselekspres.com mengaku, turunnya kinerja dia belakangan karena alasan kesehatan; “2 kali masuk RS dalam sebulan [ini].”
“Kondisi kesehatan saya tidak memungkinkan untuk bekerja dengan baik,” kata dia saat dihubungi.
Mengikuti saran dokter, saat ini katanya, ia masih menjalani masa pemulihan hingga beberapa bulan kedepan.
“Dokter sarankan istirahat sekitar 2-3 bulan,” peluhnya.
Sementara itu, terkait alur pencopotan Adwi dari jabatan Sekwan DPRD Makassar, diklaim Danny telah melalui beberapa tahap, salah satu tahap diantaranya, yakni berkonsultasi dengan ketua DPRD Kota Makassar.
Namun sayang, Danny tidak membeberkan pihak apa yang menemukan dugaan korupsi tersebut.
Saat ini, untuk mengisi kekosongan jabatan, Danny mengaku telah menyiapkan orang, yakni Daniel Katto, Kabag Perlengkapan DPRD Kota Makassar.
“Saya nyatakan itu (Sekwan) diberhentikan sesuai Undang-undang, kemudian saya tunjuk Plt Pak Daniel Katto,” terang Danny Pomanto.
JAKARTA, TROTOAR.ID — Skandal besar mengguncang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kejaksaan Agung resmi menahan…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) bersama FamFresh Industries menggelar workshop bertajuk Membangun…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Provinsi Sulawesi Selatan kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Gubernur Sulsel, Andi…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menghadirkan inovasi berbasis teknologi melalui program “Makassar Virtual Run”,…
BARRU, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Barru bersama Kodim 1405/Parepare menggelar sosialisasi persiapan lahan untuk pembangunan…
JAKARTA, Trotoar.id — Kejaksaan Agung resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana,…
This website uses cookies.