TROTOAR.ID, MAKASSAR- Kantor Dirlantas Polda Sulsel dan Samsat Kota Makassar diduga telah menjadi sarang praktek monopoli. dimana, dugaan monopoli tersebut mencuat ketika bukti yang ditemukan dilapangan syarat akan pelanggaran.
Ditambah lagi pengakuan masyarakat atas dugaan praktek monopoli kedua instansi negara tersebut. hal tersebut pun sangat disayangkan karena masyarakat yang menjadi korban.
“dari hasil investigasi dilapangan, dimana awalnya dari laporan masyarakat, sehingga kami melakukan pressure atas adanya dugaan monopoli tersebut, alhasil ternyata bukti yang kami dapat syarat akan pelanggaran,”ungkap Hery yang merupakan Ketua Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum dan Ham, Kamis (11/4/2019).
Lanjutnya, Hery mengatakan, terkait kejanggalan atas 10 temuan yang kami dapati dalam kurung waktu 2 bulan melakukan investigasi akan dipaparkan dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar Jumat, 12 April 2019 besok.
“sangat disayangkan apabila aparatur negara yang kita percayai untuk mengamankan negara ini, justru menjadi subjek pelanggara hukum dan ketentuan yang berlaku,”tutur Ketua AMP-HUMA. (Rn)
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, menunjukkan respons cepat…
SIDRAP, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mulai menjajaki kerja sama di sektor energi…
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi…
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani melaksanakan audiensi sekaligus menyampaikan undangan pelantikan Komite Nasional Pemuda Indonesia…
MAKASSAR, Trotoar.id — Tahapan wawancara Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Eselon II.b…
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin yang digelar di Four…
This website uses cookies.