Pemerintahan

Gubernur Sulsel Bakal Pindahkan Kepsek Terisolir di Pangkep ke Makassar

TROTOAR.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah, menegaskan, agar segera memindahkan Kepala Sekolah (Kepsek) dari pulau terluar di Kabupaten Pangkep ke sekolah di Kota Makassar.

Permintaan Gubernur Sulsel untuk memindahkan Kepsek SMA 12 Pangkep, Laenre S.Pd, M.H, di Kota Makassar merupakan salah satu cara untuk menebus perjuangannya selama 23 tahun di pulau terluar Kabupaten Pangkep.

Laenre, S.Pd, M.H berkediaman di Jl. Ir. Sutami Tol Belakang SMA 6 Makassar. Selama 23 tahun Laenren tinggal di pulau dengan jarak tempuh sejauh 25 jam dari Kota Pangkep.

Selain Laenren, hadir juga Kepsek SMA 18 Pangkep, Syamsul Ardi, yang sudah dua tahun mengabdi sebagai Kepsek di pulau paling luar Kabupaten Pangkep.

Pulau tersebut, bisa dijangkau dengan jarak tempuh sekita lima hari lima malam lamanya.

Mendengar kabar tersebut, orang nomor satu di Sulsel ini menyampaikan, kedepan akan memberikan insentif dua kali lipat dari sebelumnya dan akan memberikan fasilitas yang dibutuhkan. Seperti pengadaan aliran listrik dan pengadaan jaringan komunikasi di wilayah tersebut.

“Keluhan kepala daerah selama ini, kepala sekolah terlalu sombong karena dia merasa dibawah naungan provinsi. Makannya, saya ingatkan betul-betul yang ada di daerah agar ingat pesan kita itu sipakatau,” ungkap Nurdin Abdullah, saat acara silaturahmi dengan Kepsek, di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulsel, Jumat (12/4).

Nurdin Abdullah juga berharap pertemuan tersebut bisa menyerap aspirasi dari seluruh guru dari lima daerah yakni Kota Makassar, Gowa, Takalar, Maros dan Pangkep.

“Kedua, kita juga berharap bisa mendengar keluhan-keluhan mereka. Bayangin aja itu kepala sekolah di Lukka (Liukang) Tangaiya itu kan dekat Lombok. Ada guru 22 tahun itu pisah sama istri, terus dia udah senang-senang dipindahin lagi ke gunung di Pangkep,” kata Nurdin Abdullah.

Permintaan mantan Bupati Bantaeng dua periode itu, untuk memindahkan tempat mengajarnya merupakan salah satu cara untuk bisa lagi bersama-sama dengan keluarganya.

“Iya mereka lebih dekatlah dengan keluarganya, tapi itu cuman beberapa bulan dipindahin lagi ke Liukang Tuppabbiring, Pangkep. Makanya, saya tanya tadi apa harapanmu. Dia bilang, kalau bisa saya bisa dekat dengan istri sama anak,” pungkasnya.(*)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Festival Keberkahan Kurban Bosowa Peduli Resmi Dibuka, Appi: Jadi Inspirasi Kolaborasi Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus membuka Festival Keberkahan Kurban 1447…

17 jam ago

Bupati Andi Utta Apresiasi Qurban Bersama KM Bulukumba, 13 Sapi Disalurkan hingga Pelosok Desa

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada…

19 jam ago

Wakil Bupati Luwu Salat Idul Adha Bersama Warga Walenrang, Serukan Kepedulian Sosial

LUWU, TROTOAR ID — Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kecamatan Walenrang berlangsung…

22 jam ago

Suasana Kekeluargaan Warnai Open House Iduladha Wali Kota Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pelaksanaan open house Hari Raya Iduladha…

23 jam ago

PDI Perjuangan Sulsel Salurkan 151 Hewan Kurban, Ridwan Andi Wittiri: Wujud Kesalehan Sosial

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Keluarga besar PDI Perjuangan Sulawesi Selatan melaksanakan penyembelihan dan penyaluran hewan kurban dalam…

23 jam ago

Salat Iduladha di Kompleks Kantor Bupati Bulukumba Berlangsung Khidmat, Khatib Tekankan Ciri Alumni Kurban

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Bulukumba menggelar Salat Iduladha 1447 Hijriah…

23 jam ago

This website uses cookies.