Pemerintahan

Gubernur Minta Masukan Dewan Pendidikan Sulsel

TROTOAR.ID, MAKASSAR – Pengurus Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel) melakukan audiensi dengan Gubernur HM Nurdin Abdullah, di Rumah Jabatan Gubernur, Senin (15/4) malam. Gubernur menerima langsung Ketua Dewan Pendidikan Sulsel, Adi Suryadi Culla bersama 10 orang pengurus lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, mereka membicarakan tentang dunia pendidikan di Sulsel. Nurdin Abdullah banyak menyampaikan berbagai persoalan pendidikan pada mereka, dan meminta feedback berupa solusi yang dapat diterapkan.

Beberapa hal yang disampaikan Nurdin Abdullah diantaranya terkait UNBK, sarana prasarana, penempatan guru dan kepala sekolah, termasuk persoalan pemenuhan gizi anak usia dini.

“Saya kalau masalah pendidikan kita harus serius,” kata Nurdin Abdullah.

Yang terus diupayakan oleh Pemprov Sulsel saat ini, adalah ketersediaan lapangan kerja dan kualitas luaran. Dimana diharapkan triple helix, yang terdiri dari pemerintah, dunia usaha dan dunia pendidikan, dapat bersinergi.

“Yang lebih penting lagi PR kita, lapangan kerja dengan luaran (lulusan) kita. Makanya saya mau, dunia pendidikan, pemerintah dan dunia usaha bersinergi,” ungkapnya.

Ia menginginkan, mahasiswa tingkat akhir secara otomatis dapat magang, baik di pemerintahan atau perusahaan, tanpa harus terlibat dengan urusan pemberkasan atau mengajukan permohonan magang dengan rumit.

“Kita harus duduk bersama. Kita rumuskan bersama yang bisa menjadi rekomendasi Sulsel,” harapnya.

Sementara, Adi Suryadi Culla, menyampaikan, kedatangan Dewan Pendidikan Sulsel sebagai mitra, memberikan pertimbangan kepada pemerintah. “Kita silaturahmi sekaligus mendengarkan arahan,” ucapnya.

Pasca pengalihan tanggung jawab dan kewenangan SMA/SMK ke Provinsi, Adi Suryadi menyarankan sejumlah kebijakan untuk dibenahi. Khususnya untuk koordinasi Pemerintah Provinsi Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota.

Hal lain yang juga mereka bicarakan, terkait permohonan Dewan Pendidikan Sulsel untuk sekretariat pengurus yang lebih representatif dari sebelumnya. Saat ini berada di Kompleks Kantor Dinas Pendidikan Sulsel, terpisah dari gedung utama, berada di bagian belakang dekat dengan kantin.

Terkait hal ini, Gubernur menyampaikan, selain harus dibuat representatif, juga harus menyatu dengan gedung utama. Agar diskusi dapat terjalin, inovasi terus bisa dikembangkan serta memberikan masukan-masukan lebih mudah. (*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Aliyah Mustika Ilham Dukung Penuh HUT IBI ke-75, Perkuat Peran Bidan di Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyatakan dukungan penuh terhadap rangkaian…

13 jam ago

Pemprov Sulsel Percepat Penanganan Jalan Strategis, Perkuat Konektivitas Antarwilayah

MAKASSAR, TROTOAR.ID – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui…

13 jam ago

Bawa Pesan Presiden Prabowo, Menaker Serahkan Instrumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 di Jenewa

JENEWA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli membawa pesan Presiden Prabowo Subianto terkait pentingnya kehadiran negara…

13 jam ago

Rapat Koordinasi TP PKK Sulsel Fokus Penguatan Program dan Kesiapan Agenda Nasional

LUTIM, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Koordinasi dan Pembinaan Program…

13 jam ago

Tampil Live di TV Nasional, Bupati Sidrap Paparkan Strategi Ketahanan Pangan hingga Investasi Energi

JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan strategi pembangunan daerah dalam program…

13 jam ago

Perkokoh Posisi Lumbung Pangan, Bupati Sidrap Bawa Program Prioritas Perikanan ke KKP

JAKARTA, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, membawa sejumlah program prioritas sektor perikanan…

13 jam ago

This website uses cookies.